Uji harga di 1,3468 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak jauh di atas level nol, sehingga membatasi potensi kenaikan pasangan ini. Karena alasan tersebut, saya tidak membeli pound.
Kemarin, pound menguat seiring munculnya kabar bahwa laporan ADP yang sedang, yang menunjukkan peningkatan 44.000 lapangan kerja baru, mengindikasikan perlambatan perekrutan dan membatasi penguatan mata uang AS. Hari ini, pound memasuki paruh pertama hari dengan menantikan publikasi data PMI sektor konstruksi Inggris, yang berpotensi menambah tekanan pada mata uang Inggris tersebut. PMI konstruksi adalah indikator acuan yang menunjukkan apakah sektor tersebut sedang berekspansi atau berkontraksi, dan melalui dampaknya terhadap kondisi perekonomian secara keseluruhan, indikator ini juga memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Bank of England. Mengingat situasi di sektor tersebut saat ini cukup sulit, pasar sudah mengantisipasi angka yang lemah. Jika laporan tersebut mengonfirmasi kekhawatiran ini, pound berisiko turun lebih jauh, karena satu sinyal lagi adanya masalah di sektor konstruksi akan melemahkan kepercayaan terhadap ketahanan ekonomi. Namun demikian, bobot indikator ini terbatas, dan tanpa dukungan dari data yang lebih signifikan, reaksinya kemungkinan tetap moderat.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Saya berencana membeli pound hari ini di titik entri sekitar 1,3465 (garis hijau pada grafik), dengan target 1,3485 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 1,3485, saya berniat menutup posisi beli dan membuka posisi jual ke arah berlawanan (mengharapkan pergerakan berlawanan sebesar 30–35 pip dari level tersebut). Kenaikan nilai pound hari ini hanya diharapkan jika data yang dirilis bagus. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 1,3455 ketika indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan mata uang tersebut dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level 1,3465 dan 1,3485 yang sesuai.
Skenario PenjualanSkenario No. 1: Saya berencana menjual pound hari ini setelah terjadinya penembusan level 1,3455 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan mata uang tersebut. Target utama penjual akan berada di 1,3438, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah berlawanan (mengharapkan pergerakan berlawanan sebesar 20–25 pip dari level tersebut). Berita buruk akan kembali menekan pound. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual pound hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 1.3465 ketika indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan mata uang tersebut dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan dapat diantisipasi menuju level 1,3455 dan 1,3438 yang sesuai.
Penting: Trader forex pemula perlu mengambil keputusan entri dengan sangat hati-hati. Menjelang rilis laporan fundamental utama, sebaiknya tetap berada di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan manajemen keuangan dan trading dengan volume besar.
Dan ingat, trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang telah diuraikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.