Pengujian level 1,3455 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak di bawah garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk menjual pound. Namun, pada akhirnya pasangan tersebut gagal melanjutkan penurunan.
Sektor konstruksi Inggris menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan pada Juli, membantu pound bertahan dari tekanan selama paruh pertama hari perdagangan. Namun, hal ini belum cukup untuk memicu reaksi besar di pasar. Data PMI Konstruksi yang disesuaikan secara musiman naik menjadi 44,7 dari 38,4 pada Juni. Meskipun kenaikannya cukup besar, indeks tersebut masih berada jauh di bawah ambang batas 50,0 yang memisahkan ekspansi dari kontraksi. Artinya, sektor konstruksi masih mengalami kontraksi, meskipun dengan laju yang lebih lambat. Alhasil, pasar menafsirkan laporan ini sebagai kamajuan dari kondisi yang lemah, bukan sebagai pembalikan tren yang sesungguhnya.
Selama sesi AS, arah pergerakan pound akan dipengaruhi oleh kalender ekonomi AS yang relatif ringan, dengan hanya laporan mingguan Klaim Awal Tunjangan Pengangguran yang dijadwalkan rilis. Indikator ini memberikan salah satu gambaran paling awal mengenai kondisi pasar tenaga kerja dengan mengisyaratkan perubahan dalam jumlah pemutusan hubungan kerja, tetapi di tengah ketiadaan data ekonomi utama lainnya, dampaknya terhadap pasar biasanya terbatas. Tanpa pemicu domestik yang berarti bagi mata uang Inggris hari ini, pergerakannya kemungkinan akan banyak dipandu oleh sentimen terhadap dolar AS.
Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan Skenario No. 2.
Skenario No. 1: Saya berencana untuk membeli pound jika harga mencapai titik masuk di sekitar 1,3463 (garis hijau di grafik), dengan target kenaikan menuju 1,3481 (garis tebal hijau di grafik). Di sekitar 1,3481, saya berencana untuk menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan ekspektasi reversal sebesar 30–35 poin. Pound kemungkinan akan menguat hari ini hanya jika data AS dirilis lebih lemah daripada prediksi.
Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli pound jika harga menguji level 1,3451 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di area oversold. Kondisi ini akan membatasi potensi penurunan GBP/USD dan memicu reversal naik di pasar. Dalam kasus ini, kenaikan menuju 1,3463 dan 1,3481 dapat diantisipasi.
Sinyal JualSkenario No. 1: Saya berencana untuk menjual pound setelah harga menembus ke bawah 1,3451 (garis merah pada grafik), yang seharusnya memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama penjual akan berada di 1,3434, tempat saya berencana untuk menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan ekspektasi rebound sebesar 20–25 poin. Tekanan terhadap pound kemungkinan akan kembali hari ini jika data ekonomi AS terbukti kuat.
Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari sana.
Skenario No. 2: Saya juga berencana untuk menjual pound jika harga menguji level 1,3463 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di area overbought. Kondisi ini akan membatasi potensi kenaikan GBP/USD dan memicu reversal turun di pasar. Dalam kasus ini, penurunan menuju 1,3451 dan 1,3434 dapat diantisipasi.
Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan untuk masuk pasar. Secara umum, disarankan untuk tidak masuk pasar menjelang rilis laporan fundamental utama guna menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat berita dirilis, selalu gunakan order stop-loss untuk meminimalkan potensi kerugian. Tanpa order stop-loss, Anda dapat kehilangan seluruh deposit dengan sangat cepat, terutama jika Anda melakukan trading dengan ukuran posisi besar tanpa pengelolaan modal yang tepat.
Ingat bahwa trading yang berhasil memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.