Listrik: mata uang masa depan

Bitcoin dan Ethereum masih berada dalam fase koreksi, yang bisa berlangsung cukup lama. Selama satu setengah bulan terakhir, Ethereum dan Bitcoin memang sempat mengalami pemulihan yang moderat, tetapi belum ada tanda-tanda bahwa tren penurunan yang dimulai tahun lalu telah berakhir. Latar belakang fundamental pasar kripto tetap lemah, yang terutama tercermin dari rendahnya permintaan spot, aliran modal yang berpindah ke sektor artificial intelligence, serta komitmen The Fed untuk menurunkan inflasi ke level 2%, yang menyiratkan setidaknya kebijakan moneter ketat akan terus berlanjut. Dengan demikian, kami masih belum melihat alasan untuk terjadinya reli yang berkelanjutan pada Bitcoin dan Ethereum.

Sementara itu, pendiri dan CEO MARA, Fred Thiel — yang belakangan ini sering muncul di berbagai pemberitaan — menyampaikan beberapa pernyataan penting. Ia mengatakan bahwa listrik akan menjadi sumber daya yang paling langka dalam waktu dekat. Menurutnya, "siapa yang menguasai energi, menguasai dunia." Thiel mencatat bahwa permintaan listrik terus meningkat karena kebutuhan yang terkait dengan penambangan kripto dan kecerdasan buatan. MARA sudah mulai mengalihkan kapasitas komputasi dan energinya untuk melayani AI, tetapi belum sepenuhnya meninggalkan aktivitas mining. Kemungkinan besar, MARA akan berupaya menggabungkan kedua kegiatan tersebut. Seiring waktu, jika harga Bitcoin kembali naik, porsi energi yang dialokasikan untuk penambangan bisa meningkat.

Sang pakar juga menyoroti satu kelemahan utama Bitcoin: aset ini tidak menghasilkan imbal hasil secara mandiri. Nilainya sepenuhnya bergantung pada seberapa banyak orang yang ingin membelinya dibandingkan yang ingin menjualnya — sebuah aset yang harganya semata-mata digerakkan oleh penawaran dan permintaan. CEO MARA juga meyakini bahwa kegiatan mining sebagai sebuah industri pada akhirnya akan menghilang; cryptocurrency akan ditambang di tingkat rumah tangga. Ia tidak memperkirakan lonjakan harga Bitcoin yang eksplosif, namun mata uang kripto itu sendiri bisa "hidup" untuk waktu yang sangat lama.

Rekomendasi trading untuk BTC/USD

Bitcoin terus membentuk tren turun yang sepenuhnya terbentuk. Kami tetap memperkirakan penurunan menuju $57.500 (level Fibonacci 61,8% dari tren naik tiga tahun), meskipun level ini pada dasarnya sudah tersentuh. Kami tidak percaya tren turun telah berakhir. Bearish FVG (fair value gap) terakhir terbentuk di area $68.000–70.700 pada time frame harian, sehingga zona tersebut berfungsi sebagai POI (point of interest) untuk posisi jual dalam beberapa minggu mendatang. Pada time frame 4 jam, bias Bitcoin kembali mengarah turun, namun pergerakannya kemungkinan tetap akan bergejolak dan "berayun." Saat ini belum ada pola bearish pada time frame 4 jam.

Rekomendasi trading untuk ETH/USD

Pada time frame harian, tren turun yang dimulai pada Agustus tahun lalu masih berlanjut. Pola jual kunci tetap berupa bearish order block pada time frame mingguan. Kami tidak melihat tren turun saat ini sudah selesai, karena belum ada tanda-tanda penyelesaiannya baik pada Bitcoin maupun Ethereum. Saat ini, fase kedua koreksi sedang berlangsung, yang baru-baru ini berubah menjadi pergerakan flat. Dalam pasar yang flat, Anda hanya dapat trading di antara batas-batasnya; arah selanjutnya akan ditentukan setelah fase datar berakhir. Saat ini, Ethereum berada dekat batas atas kanal sideways antara $1.800 dan 1.942, sehingga kami memperkirakan penolakan di area tersebut sebagai peluang untuk membuka posisi jual.

Komentar mengenai chart

CHOCH adalah change of character / perubahan struktur tren. Likuiditas berarti Stop Loss para trader yang dimanfaatkan market maker untuk membangun posisi mereka. FVG adalah Fair Value Gap (area ketidakefisienan harga). Harga sering bergerak cepat melewati area seperti ini, yang mengindikasikan ketiadaan salah satu pihak di pasar. Di kemudian hari, harga cenderung kembali dan bereaksi terhadap zona-zona tersebut. IFVG adalah Inverted Fair Value Gap. Setelah harga kembali ke zona seperti ini, harga tidak bereaksi tetapi justru menembusnya secara impulsif dan kemudian menguji zona tersebut dari sisi sebaliknya.

OB berarti Order Block. Sebuah candle di mana market maker membuka posisi untuk memanen likuiditas dan kemudian membentuk posisinya sendiri ke arah yang berlawanan.