Pada grafik per jam, GBP/USD tidak mampu melanjutkan penurunan maupun memulai kenaikan baru pada hari Selasa. Rebound dari level resistance 1,3526–1,3557 pada hari Senin mengindikasikan bahwa pasangan ini mungkin akan sedikit melemah menuju level support 1,3454–1,3458. Konsolidasi di atas level 1,3526–1,3557 akan menjadi sinyal bahwa kenaikan pound berpeluang untuk berlanjut.
Struktur gelombang tetap bersifat "bearish", betapapun aneh kedengarannya. Gelombang turun terakhir yang telah selesai menembus titik rendah sebelumnya, sementara gelombang naik terakhir yang masih terbentuk belum menembus titik tinggi sebelumnya. Dengan demikian, kubu bearish masih mengendalikan pasar, meskipun keunggulan ini bisa hilang dalam waktu dekat. Menurut saya, impuls "bearish" tahun 2026 sudah selesai, dan hanya faktor geopolitik yang dapat menghambat kelanjutan pergerakan naik kubu bullish. Perkembangan geopolitik sendiri masih saling berkontradiksi.
Pada hari Selasa tidak ada latar belakang berita yang signifikan, tetapi pasar sudah menantikan laporan inflasi AS. Pihak bullish belum siap melanjutkan kenaikan karena mereka belum memahami prospek kebijakan moneter FOMC, yang sangat ditentukan oleh inflasi. Menurut saya, inflasi tetap menjadi indikator kunci bagi Fed, sebagaimana Kevin Warsh telah beberapa kali tegaskan. Jika pandangannya belum berubah, kenaikan inflasi secara praktis akan "memerintahkan" Fed untuk menaikkan suku bunganya pada bulan September. Namun, para pelaku pasar memperkirakan Consumer Price Index akan menurun pada bulan Juli, tetapi tidak ada alasan untuk merayakan hal ini. Harga bisa kembali naik pada Agustus, karena harga minyak terus meningkat di tengah berlanjutnya blokade Selat Hormuz. Iran dan Amerika Serikat tidak dapat mencapai kesepakatan dan bahkan tidak berupaya ke arah itu, hanya saling bertukar tuduhan, tuntutan, dan persyaratan. Kedua belah pihak konflik tidak siap memberikan konsesi ataupun memenuhi ultimatum. Dengan demikian, situasi di Timur Tengah tidak berubah, yang kembali mendorong kenaikan harga minyak dan gas. Jika harga energi naik, inflasi juga akan naik. Pertanyaannya: apa yang akan dilakukan Fed terhadap tingginya harga jika pasar tenaga kerja sedang melemah?
Pada chart 4 jam, GBP/USD telah terkonsolidasi di atas level resistance 1,3467–1,3482. Dengan demikian, pergerakan naik berpeluang berlanjut menuju level retracement 23,6% berikutnya di 1,3538. Penutupan di atas level ini akan menjadi konfirmasi final bahwa kenaikan "bullish" telah dimulai, yang berpotensi berlanjut selama beberapa bulan. Saat ini tidak terlihat adanya divergensi yang muncul pada indikator mana pun.
Laporan Commitments of Traders (COT):
Sentimen kategori trader "Non-commercial" menjadi kurang "bearish" selama minggu pelaporan terakhir. Jumlah posisi Long yang dipegang spekulan turun sebesar 6.446, sementara jumlah posisi Short meningkat sebesar 13.446. Kesenjangan saat ini antara jumlah posisi Long dan Short secara efektif adalah 55.000 versus 113.000. Kesenjangan dan keunggulan pihak bearish secara bertahap menyempit, tetapi keunggulan kubu bearish tetap signifikan. Sebelumnya, dominasi pihak bearish tidak diragukan, namun kini mulai dipertanyakan karena latar belakang berita telah berubah.
Saya masih tidak meyakini adanya tren "bearish" untuk pound, tetapi dalam jangka pendek, segala sesuatunya tidak akan bergantung pada indikator ekonomi, kebijakan perdagangan Trump, atau kebijakan moneter bank sentral, melainkan pada durasi, skala, dan konsekuensi perang di Timur Tengah. Dalam beberapa bulan terakhir, pasar telah mengubah posisi menuju ekspektasi perdamaian, tetapi negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat gagal bahkan sebelum benar-benar dimulai. Dan tidak ada jaminan bahwa negosiasi tersebut akan dilanjutkan dalam waktu dekat.
Kalender berita untuk Amerika Serikat dan Inggris Raya:
Amerika Serikat – Consumer Price Index (12:30 UTC).Pada 12 Agustus, kalender ekonomi hanya memuat satu peristiwa, yang sangat penting. Latar belakang ekonomi akan memengaruhi sentimen pasar selama paruh kedua hari itu.
Prakiraan dan Tips Trading GBP/USD:
Penjualan pasangan ini dimungkinkan setelah terjadi pantulan dari level 1,3526–1,3557 pada grafik per jam, dengan target di 1,3454–1,3458. Transaksi ini masih dapat dipertahankan hingga hari ini. Pembelian dimungkinkan setelah penutupan di atas level 1,3454–1,3458, dengan target di 1,3526–1,3557. Target tersebut telah tercapai. Posisi long baru dapat dipertimbangkan setelah penutupan di atas level 1,3526–1,3557.
Level Fibonacci digambar dari 1,3140 hingga 1,3557 pada grafik per jam dan dari 1,3158 hingga 1,3655 pada grafik 4 jam.