Pengujian level 1,3512 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di atas garis nol, yang membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut. Karena alasan ini, saya tidak membeli pound.
Pound menguat tajam seiring penutupan posisi jual menjelang rilis data penting AS, dan sekarang semuanya bergantung pada hasil data tersebut. Fokus akan tertuju pada Indeks Harga Konsumen dan ukuran intinya, yang mengecualikan harga makanan dan energi. Indeks Harga Konsumen menunjukkan seberapa cepat harga meningkat dan secara langsung memengaruhi ekspektasi terhadap suku bunga The Fed, sementara ukuran inti, yang mengecualikan komponen bergejolak, lebih akurat mencerminkan tekanan harga yang persisten dan karena diawasi ketat oleh bank sentral. Dalam kondisi ini, pound menjadi bergantung pada faktor eksternal. Lonjakan inflasi yang tajam akan memperkuat dolar karena ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed yang lebih agresif, sehingga berpotensi menekan GBP/USD lebih rendah, sementara angka yang lebih rendah akan melemahkan mata uang AS dan mendukung poundsterling Inggris. Laporan ini akan menjadi faktor kunci bagi pasangan tersebut dalam jangka pendek.
Sampai data dirilis, pergerakan pound akan dipandu oleh selera risiko secara umum, tetapi volatilitas diperkirakan akan meningkat signifikan setelah rilis. Saat ini mata uang Inggris tidak memiliki pendorong domestik utama, sehingga arahnya sangat bergantung pada dolar, sementara besarnya pergerakan akan ditentukan oleh seberapa jauh data inflasi menyimpang dari prediksi para ekonom.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada implementasi Skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Hari ini, saya berencana untuk membeli pound ketika titik masuk tercapai di sekitar 1,3526 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan hingga 1,3561 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 1,3561, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, menargetkan pergerakan 30–35 poin dari level tersebut. Kelanjutan tren naik pound hari ini hanya dapat diantisipasi jika data AS lemah. Penting: Sebelum membuka posisi beli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.
Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana untuk membeli pound jika harga menguji level 1,3510 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan GBP/USD dan berpotensi memicu reversal naik. Kenaikan menuju level berlawanan di 1,3526 dan 1,3561 dapat diantisipasi.
Sinyal JualSkenario #1: Hari ini, saya berencana untuk menjual pound setelah level 1,3510 tertembus (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama bagi penjual akan berada di 1,3468, tempat saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, menargetkan pergerakan 20–25 poin dari level tersebut. Tekanan menurun yang kuat pada pound diperkirakan akan kembali jika data AS kuat. Penting: Sebelum membuka posisi jual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.
Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana untuk menjual pound jika harga menguji level 1,3526 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan GBP/USD dan berpotensi memicu reversal turun. Penurunan menuju level berlawanan di 1,3510 dan 1,3468 dapat diantisipasi.
Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati saat mengambil keputusan untuk masuk ke pasar. Sebelum rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap di luar pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda dapat dengan sangat cepat kehilangan seluruh saldo akun, terutama jika Anda melakukan trading dengan volume besar tanpa menggunakan pengelolaan modal yang tepat.
Dan ingat bahwa trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.