Rekomendasi Trading dan Tinjauan Transaksi untuk GBP/USD pada 14 Agustus. Pound Sterling Semakin Dekat ke Titik Jatuh

Analisis GBP/USD Grafik 5M

Pasangan mata uang GBP/USD juga tidak menunjukkan pergerakan berarti pada hari Kamis dan praktis tidak bergerak sepanjang minggu. Tren naik masih bertahan, yang terlihat dari garis tren, tetapi jelas bahwa dorongan kenaikan mulai melemah dan nyaris berubah menjadi pergerakan mendatar. Sampai harga berkonsolidasi di bawah garis tren dan garis Senkou Span B, kita belum dapat menyimpulkan bahwa tren naik telah berakhir. Dolar AS hingga kini masih belum memiliki dasar yang kuat untuk naik. Tentu, ini bukan berarti dolar sama sekali tidak dapat naik, tetapi pada 2026 semua faktor pendorong kenaikan sudah pernah dimanfaatkan. Beberapa di antaranya bahkan dua kali. Koreksi tentu saja mungkin terjadi, tetapi pound sterling masih mempertahankan prospek kenaikan, setidaknya dari sisi teknikal. Dalam jangka panjang, tren naik yang dimulai sejak 2022 tetap berlanjut.

Kemarin, data pertama dan terakhir minggu ini dirilis di Inggris. PDB kuartal II berada di level 0,4% sesuai prediksi, sementara produksi industri turun 0,2%, yang tidak mengherankan. Reaksi pasar terhadap dua rilis ini hanya penurunan sekitar 15 poin. Itulah semua yang perlu diketahui terkait pergerakan GBP/USD.

Dari sisi teknikal, pound Inggris terus membentuk tren naik pada timeframe satu jam. Perlu diingat bahwa dalam jangka panjang, pasangan ini masih berada di dalam channel mendatar dan dapat terus bergerak dari batas bawah ke batas atas. Area 1,3465–1,3488 berperan sebagai zona support kuat bagi pound, dan sedikit di bawahnya juga terdapat garis tren. Valuta AS kemungkinan akan kesulitan menunjukkan penguatan dalam waktu dekat.

Pada timeframe 5 menit hari Kamis, terbentuk satu sinyal beli, tetapi tidak ada alasan kuat untuk memperdagangkannya karena praktis tidak ada pergerakan pasar. Tentu saja trader mungkin membuka posisi, tetapi sangat sulit mengharapkan keuntungan dalam kondisi sekarang.

Laporan COT

Laporan COT untuk pound Inggris menunjukkan bahwa trader nonkomersial masih mendominasi pasar, dengan kelanjutan posisi jual selama beberapa bulan berturut-turut. Posisi bersih tetap negatif meskipun tren naik jangka panjang terus bertahan. Dengan mempertimbangkan perkembangan di Timur Tengah, lemahnya permintaan terhadap mata uang berisiko tidak mengherankan. Perang secara formal sudah berakhir, tetapi konfliknya masih berlanjut. Dalam jangka pendek, faktor geopolitik dapat terus mendukung permintaan terhadap dolar AS. Namun, selama belum terjadi konsolidasi di bawah garis tren, kami tidak mengantisipasi penurunan tajam pada pasangan ini.

Dalam jangka panjang, dolar diperkirakan akan terus melemah akibat kebijakan Donald Trump, sebagaimana terlihat jelas pada timeframe mingguan. Perang dagang akan berlanjut dalam satu dan lain bentuk untuk waktu yang lama, dan kebijakan Trump, baik secara langsung maupun tidak langsung, bertujuan untuk melemahkan mata uang AS. Tren naik jangka panjang masih bertahan, sebagaimana ditunjukkan oleh garis tren. Harga belum lama ini menguji garis ini dan memantul dari sana. Menurut laporan COT terbaru (tanggal 4 Agustus), kelompok nonkomersia menutup 6.500 kontrak beli dan 13.500 kontrak jual. Dengan demikian, posisi bersih trader nonkomersial meningkat sebanyak 7.000 kontrak.

Analisis GBP/USD 1 Jam

Pada timeframe satu jam, pasangan GBP/USD terus membentuk tren naik. Dalam jangka panjang, kedua mata uang Eropa tersebut masih "mengarah" ke atas dan telah bergerak dalam channel mendatar selama satu tahun penuh. Hal ini tidak membatalkan tren naik yang dimulai sejak 2022. Untuk pound sterling, kami memperkirakan kelanjutan kenaikan dalam beberapa minggu mendatang. Tren naik akan terhenti jika harga menetap di bawah garis tren.

Untuk 14 Agustus kami soroti level-level penting berikut: 1,3042–1,3050, 1,3096–1,3115, 1,3179–1,3187, 1,3301–1,3309, 1,3369–1,3377, 1,3465–1,3480, 1,3588, 1,3671–1,3681. Garis Senkou Span B (1,3471) dan Kijun-sen (1,3508) juga dapat menjadi sumber sinyal. Disarankan untuk memindahkan stop-loss ke level impas setelah harga bergerak 20 pips ke arah yang benar. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading.

Pada hari Jumat, tidak ada peristiwa atau publikasi penting yang dijadwalkan di Inggris, tetapi laporan ekonomi pada hari Kamis hanya memicu reaksi kecil. Tidak ada pergerakan di pasar, dan kondisi makroekonomi belum mampu menggerakkannya. Di AS hari ini — rilis data penjualan ritel dan indeks sentimen konsumen.

Rekomendasi trading:

Hari ini, para trader dapat membuka posisi short dengan target di 1,3388 jika harga menetap di bawah area 1,3465–1,3480 dan garis tren. Posisi long dapat dibuka jika terbentuk pantulan dari area 1,3465–1,3480, dengan target di 1,3588.

Catatan mengenai ilustrasi:

Level support dan resistance harga — garis tebal merah, tempat pergerakan harga mungkin berakhir. Level ini bukan sumber sinyal trading.

Garis Kijun-sen dan Senkou Span B — garis indikator Ichimoku — dipindahkan dari timeframe 4 jam ke timeframe satu jam. Ini adalah garis yang kuat.

Level ekstrem — garis tipis merah, tempat dimulainya pantulan harga sebelumnya memantul. Level ini merupakan sumber sinyal trading.

Garis kuning — garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.

Indikator 1 pada grafik COT — ukuran posisi bersih masing-masing kategori trader.