Pengujian harga di 1,3563 terjadi ketika indikator MACD mulai bergerak naik dari level nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli pound; tetapi pada akhirnya pasangan tersebut tidak berhasil menguat.
Data positif dari AS pada sesi sore mendukung dolar dan menekan aset berisiko. Indeks manufaktur Empire State melonjak 5 poin ke 20.6, mencerminkan tingkat aktivitas bisnis tertinggi di sektor manufaktur New York dalam lebih dari empat tahun. Hasil ini meredakan sebagian kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dan memperkuat argumen untuk sikap lebih hawkish The Fed, yang langsung dimanfaatkan oleh mata uang AS. Dalam konteks tersebut, poundsterling Inggris menjadi bergantung pada faktor eksternal dan kehilangan posisi terhadap dolar. Penguatan mata uang AS mengurangi minat terhadap aset yang lebih berisiko, sehingga GBP/USD terkoreksi turun. Laporan lemah di pasar perumahan sebetulnya mungkin menjadi faktor penyeimbang, karena indeks NAHB hanya naik 1 poin ke 35 dan masih berada jauh di zona pesimistis; tetapi pasar memandang sinyal ini sebagai faktor sekunder. Pound tidak memiliki pendorong fundamentalnya sendiri, sehingga kekuatan dolar terutama yang menentukan seberapa dalam penurunan yang terjadi.
Pada paruh pertama sesi hari ini, mata uang Inggris memasuki pasar dengan fokus pada rilis penting data pasar tenaga kerja, termasuk tingkat pengangguran dan perubahan jumlah klaim tunjangan pengangguran. Data ketenagakerjaan memiliki bobot khusus bagi pound karena membentuk ekspektasi terhadap kebijakan Bank of England, dan pasar terutama bereaksi terhadap deviasi angka aktual dari proyeksi. Peningkatan jumlah klaim mengindikasikan pelemahan kondisi pasar tenaga kerja, sementara penurunan menunjukkan ketahanannya. Pengaturan untuk pasangan ini tampak berhati-hati. Jika data mengecewakan dan lebih buruk daripada prediksi para ekonom, tekanan pada GBP/USD akan semakin besar karena lemahnya data ketenagakerjaan melemahkan keyakinan terhadap ketahanan ekonomi dan memberikan BoE lebih banyak alasan untuk bersikap waspada.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan skenario No. 1 dan No. 2.
Catatan: Trader forex pemula harus membuat keputusan masuk dengan sangat hati-hati. Sebelum laporan fundamental kunci dirilis, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan modal dan melakukan trading dengan volume besar.
Dan ingat, trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang telah diuraikan di atas. Membuat keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugi bagi trader intraday.