Pengujian level harga 1,3584 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, yang mengonfirmasi keabsahan titik masuk untuk menjual pound. Alhasil, pasangan mata uang ini turun menuju level target 1,3568.
Pada paruh kedua hari ini, agenda data AS akan menentukan arah pergerakan pound karena tidak ada pemicu domestik yang signifikan bagi mata uang Inggris, sementara fokus pasar akan tertuju pada klaim awal tunjangan pengangguran mingguan dan neraca perdagangan barang. Data klaim pengangguran mencerminkan kondisi terkini pasar tenaga kerja, sedangkan neraca perdagangan menunjukkan selisih antara ekspor dan impor barang. Namun, rilis seperti itu biasanya tidak memicu reaksi besar di pasar valuta asing. Dalam kondisi ini, pergerakan pound menjadi bergantung pada faktor eksternal. Data pasar tenaga kerja yang kuat dapat mendukung dolar dan menekan GBP/USD, sementara peningkatan jumlah klaim akan melemahkan mata uang AS dan mendukung pound. Namun, mengingat data ini bersifat sekunder, tidak perlu mengantisipasi fluktuasi tajam kecuali angkanya jauh berbeda daripada prediksi.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan Skenario #1 dan #2.
Skenario #1: Hari ini, saya berencana untuk membeli pound saat titik masuk di sekitar 1,3583 tercapai (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 1,3602 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar level 1,3602, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, menargetkan pergerakan sebesar 30–35 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut. Pound berpotensi menguat hari ini hanya jika data AS dirilis lemah. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana untuk membeli pound hari ini jika harga menguji level 1,3571 dua kali berturut-turut saat indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan GBP/USD dan mendorong reversal naik. Kenaikan menuju level berlawanan di 1,3583 dan 1,3602 dapat diantisipasi.
Sinyal JualSkenario #1: Hari ini, saya berencana untuk menjual pound setelah level 1,3571 ditembus (garis merah pada grafik), yang seharusnya memicu penurunan cepat pada pasangan mata uang ini. Target utama bagi penjual akan berada di 1,3555, tempat saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, menargetkan pergerakan sebesar 20–25 poin ke arah sebaliknya dari level tersebut. Tekanan kuat pada pound berpotensi kembali hari ini jika data dirilis kuat. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.
Skenario #2: Saya juga berencana untuk menjual pound hari ini jika harga menguji level 1,3583 dua kali berturut-turut saat indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan GBP/USD dan mendorong reversal menurun. Penurunan menuju level berlawanan di 1,3571 dan 1,3555 dapat diantisipasi.
Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati saat mengambil keputusan untuk masuk pasar. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya jangan masuk pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi tajam nilai tukar. Jika Anda memutuskan untuk tetap trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda mungkin kehilangan seluruh deposit dengan sangat cepat, terutama jika Anda membuka posisi dalam ukuran besar dan tidak menerapkan pengelolaan modal yang tepat.
Dan ingat bahwa trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.