Analisis EUR/USD – 1 September: Dolar Melemah

Struktur gelombang pada grafik EUR/USD empat jam semakin kompleks. Masih belum ada alasan untuk membatalkan segmen kenaikan tren (grafik bawah) yang dimulai pada Januari tahun lalu. Sebaliknya, kita telah melihat struktur korektif A-B-C yang utuh, yang kemungkinan besar sudah selesai. Kita tidak pernah melihat gelombang 5 dari C yang meyakinkan. Gelombang ini terbentuk dalam bentuk terpotong, yang juga sesekali terjadi. Perlu saya ingatkan bahwa struktur gelombang klasik umumnya hanya ditemukan di buku teks. Dalam kondisi pasar nyata, trader dan analis harus lebih fleksibel dalam analisisnya. Karena itu, selama sebulan terakhir saya mengatakan dalam ulasan saya bahwa para trader harus bersiap untuk kenaikan mata uang Eropa. Jika struktur gelombang saat ini benar, instrumen ini berada tepat di awal segmen kenaikan tren yang baru.

Pada kerangka waktuyang lebih rendah, saya dapat mengidentifikasi struktur penurunan lima gelombang klasik dengan gelombang 5 yang terpotong. Saya sebelumnya memperkirakan mata uang Eropa akan turun ke level 1,13, tetapi latar belakang fundamental justru berbalik melawan dolar, dan penjual tidak memiliki cukup tenaga untuk membentuk gelombang 5 yang meyakinkan. Oleh karena itu, dapat dianggap bahwa pembentukan struktur gelombang kenaikan yang baru dimulai pada 28 Juli.

Indeks ISM dan Laporan JOLTS Gagal Mendukung Dolar

Kurs EUR/USD turun 15 basis poin pada hari Selasa, namun hingga akhir hari penurunan ini mungkin seluruhnya terpulihkan dan bahkan berbalik menjadi kenaikan. Data penting pertama pekan ini dirilis hari ini, memberikan informasi baru bagi trader untuk dipertimbangkan. Pada pagi hari, Uni Eropa merilis laporan inflasi yang sebenarnya bisa mendukung pembeli, tetapi sayangnya pasar sudah mengantisipasi angka untuk Agustus. Indeks Harga Konsumen naik menjadi 3,3%, sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar. Menurut saya, inflasi di 3,3% memberi ruang bagi ECB untuk memperketat kebijakan moneter pada pertemuan berikutnya. Saya percaya bahwa yang lebih penting bukan hanya tingginya angka inflasi itu sendiri, melainkan trennya. Inflasi di Eropa meningkat hampir sepanjang 2026, sementara pengetatan kebijakan moneter ECB pada bulan Juni hanya menghasilkan jeda dua bulan dalam laju inflasi. Selain itu, harga minyak turun ke level sebelum perang pada bulan Juli, yang berarti inflasi mungkin melambat bukan karena kenaikan suku bunga ECB, tetapi karena turunnya harga energi. Sekarang ketika harga minyak mentah kembali naik, inflasi pun kembali meningkat. Karena itu, ECB perlu mengambil langkah-langkah yang lebih "hawkish".

Pada paruh kedua hari, laporan ISM dan JOLTS dirilis di Amerika Serikat. Kedua laporan tersebut tidak memberikan dukungan bagi pelaku jual. ISM Services PMI turun menjadi 54,6 poin dan, meskipun ini masih angka yang sangat tinggi, pelaku pasar mengharapkan hasil yang lebih baik. Hal yang sama dapat dikatakan untuk laporan JOLTS. Pasar mengharapkan 7,3 juta lowongan pekerjaan pada bulan Juli, tetapi hanya mendapat 7,271 juta. Perbedaannya kecil, tetapi tidak menguntungkan bagi dolar. Akibatnya, euro turun moderat pada paruh pertama hari, sementara dolar melemah pada paruh kedua.

Kesimpulan Umum

Berdasarkan analisis EUR/USD saya, saya menyimpulkan bahwa pasangan ini masih berada dalam segmen kenaikan tren (grafik bawah), sementara dalam jangka waktu yang lebih pendek telah beralih ke struktur gelombang kenaikan yang baru. Menurut saya, ini adalah waktu yang sangat baik untuk membuka posisi beli. Jika segmen penurunan tren yang dimulai pada 28 Januari tidak berkembang menjadi struktur lima gelombang yang lebih panjang (yang akan membutuhkan latar belakang fundamental yang kuat untuk mendukung dolar), maka pasangan EUR/USD saat ini berada tepat di awal segmen kenaikan tren baru yang berkepanjangan, dengan target yang dapat mencapai level 1,25.

Pada kerangka waktu yang lebih tinggi, terlihat segmen tren naik, setelah itu dimulailah pembentukan struktur gelombang korektif. Struktur A-B-C tampaknya sudah selesai. Jika benar demikian, segmen tren naik impulsif yang baru telah dimulai.

Prinsip Utama Analisis Saya:

Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang terlalu kompleks sulit untuk diperdagangkan dan sering mengalami perubahan.Jika tidak yakin dengan apa yang sedang terjadi di pasar, lebih baik tidak memasuki pasar.Tidak akan pernah ada kepastian 100% mengenai arah pergerakan harga. Jangan lupa untuk menggunakan Stop Loss order pelindung.Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.