Pasangan GBP/USD berbalik naik pada hari Kamis dan ditutup di atas garis kunci dan garis tren. Dengan demikian, ada dasar untuk mengasumsikan berakhirnya tren menurun dua minggu. Namun, perlu diperhatikan bahwa hari ini AS akan merilis laporan ketenagakerjaan utama dan tingkat pengangguran, sehingga jika datanya kuat, dolar mungkin kembali melanjutkan penguatannya. Secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa pasar sekali lagi kehilangan keyakinan akan kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan September. Pergeseran ekspektasi ini mulai melelahkan. Pasar bereaksi terhadap pidato Kevin Warsh, statistik resmi, dan pernyataan pejabat Fed lainnya, tetapi tetap belum dapat memutuskan apa yang harus diantisipasi dari bank sentral AS. Akibatnya, kami terus melihat perubahan sentimen pasar yang konstan. Latar belakang makro minggu ini hanya berdampak kecil pada pergerakan pasangan ini karena semua laporan AS, kecuali yang dirilis kemarin, menunjukkan hasil lemah. Meskipun demikian, dolar mampu bertahan cukup baik sepanjang minggu, kecuali pada hari Kamis. Pelemahan dolar pada hari Kamis dapat berarti bahwa koreksi teknikal telah berakhir, dan pasar kini mengantisipasi laporan pengangguran dan Nonfarm Payrolls yang lemah.
Secara teknikal, pound telah menyelesaikan tren menurunnya setelah garis tren tertembus. Jika laporan ketenagakerjaan dan pengangguran hari ini mengecewakan, GBP dapat dengan cepat kembali ke garis Senkou Span B. Breakout Senkou Span B akan memungkinkan pasangan ini melanjutkan tren naik jangka menengah.
Pada time frame lima menit hari Kamis, terbentuk dua sinyal trading. Selama sesi Eropa, harga bergerak naik-turun di antara 1,3465 dan 1,3480, dan pada sesi AS, garis Kijun-sen tersentuh. Dengan demikian, para trader dapat membuka posisi beli pada pagi hari dan mengambil keuntungan pada malam hari.
Laporan COTLaporan COT untuk pound menunjukkan bahwa selama beberapa bulan terakhir pelaku pasar nonkomersial mendominasi dengan posisi short. Posisi bersih tetap negatif meskipun terdapat tren naik jangka panjang. Dengan mempertimbangkan perkembangan di Timur Tengah, tidak mengherankan jika permintaan terhadap dolar sangat tinggi pada paruh pertama 2026. Perang tersebut secara resmi belum berakhir, dan dalam jangka pendek hanya faktor geopolitik yang dapat menjadi penopang dolar. Namun, sampai terbentuk breakout ke bawah garis tren, kami tidak memperkirakan penurunan tajam pada pasangan ini.
Dalam jangka panjang, dolar seharusnya terus melemah akibat kebijakan Trump, yang terlihat pada time frame mingguan. Perang dagang akan berlanjut dalam satu atau lain bentuk, dan kebijakan Trump cenderung melemahkan dolar. Tren naik jangka panjang untuk pound tetap bertahan, sebagaimana ditunjukkan oleh garis tren. Berdasarkan COT terakhir (25 Agustus), pelaku nonkomersial membuka 16.300 posisi beli dan 6.200 posisi jual, sehingga posisi bersih trader nonkomersial naik sebesar 10.100 kontrak pada minggu tersebut.
Analisis Grafik 1 Jam GBP/USDPada time frame per jam, GBP/USD berpeluang memulai tren naik yang baru. Dalam jangka menengah dan jangka panjang, pound masih cenderung bullish, sehingga kenaikan masih logis berlanjut. Kami masih belum melihat alasan meyakinkan untuk penguatan dolar yang berkepanjangan, dan rilis data AS hari ini berpotensi akhirnya menghapus harapan pasar akan kenaikan suku bunga The Fed.
Untuk 4 September, kami menyoroti level-level penting berikut: 1,3042–1,3050, 1,3096–1,3115, 1,3179–1,3187, 1,3301–1,3309, 1,3369–1,3377, 1,3465–1,3480, 1,3588, 1,3671–1,3681. Senkou Span B (1,3575) dan Kijun-sen (1,3535) juga dapat menjadi sumber sinyal. Pindahkan Stop Loss ke titik impas ketika harga bergerak 20 pip ke arah yang benar. Garis-garis Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari; perhitungkan hal ini saat menentukan sinyal trading.
Hari ini tidak ada rilis data penting dari Inggris; di AS, laporan paling signifikan adalah data pasar tenaga kerja dan pengangguran. Dengan demikian, pergerakan harga pada sesi AS berpotensi sangat kuat. Volatilitas hari ini diperkirakan tinggi.
Rekomendasi trading:Hari ini, para trader dapat membuka posisi jual dengan target di 1,3465–1,3480 jika harga memantul dari garis kritis atau Senkou Span B. Posisi beli dapat dibuka jika terbentuk breakout ke atas Kijun-sen atau Senkou Span B dengan target di 1,3671–1,3681.
Penjelasan ilustrasi:Level harga support dan resistance — garis tebal merah yang menandai area tempat pergerakan harga mungkin berakhir. Level ini bukan sumber sinyal trading.Garis Kijun-sen dan Senkou Span B — garis Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari mpat jam. Ini adalah garis yang kuat.Level ekstrem — garis tipis merah, tempat dimulainya pantulan harga sebelumnya. Level ini merupakan sumber sinyal trading.Garis kuning — garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.Indikator 1 pada grafik COT — besaran posisi bersih untuk setiap kategori trader.