Pasangan mata uang EUR/USD kembali menunjukkan tidak adanya keinginan untuk bergerak pada hari Senin, sementara latar belakang makroekonomi sangat lemah. Karena itu, gambaran teknikal praktis tidak berubah sepanjang hari. Pasangan ini tetap berada di antara garis-garis Ichimoku, mempertahankan bias korektif. Perlu diingat bahwa pekan lalu harga menembus garis tren menurun. Namun, pergerakan pasar saat ini sangat minimal, dan pasangan ini belum mampu menembus Senkou Span B. Dengan demikian, pelaku pasar masih dapat mengantisipasi kelanjutan pergerakan turun sampai ada penutupan harga yang terkonfirmasi di atas Senkou Span B. Meski begitu, pergerakan pekan ini mungkin tetap terbatas. Peristiwa besar pertama adalah pertemuan European Central Bank pada hari Kamis; ECB hampir pasti akan menaikkan ketiga suku bunga acuannya, sehingga euro bisa mulai menguat bahkan sebelum hari Kamis. Karena euro sebagian besar melemah dalam 2–3 minggu terakhir (yang tampaknya bersifat korektif), pasar belum sempat sepenuhnya mempresiokan pengetatan ECB sebelumnya. Oleh karena itu, kami memperkirakan penguatan euro akan berlanjut pekan ini. Hanya inflasi AS pada hari Jumat yang berpotensi menggagalkan skenario ini. Adapun data ekonomi hari Senin, estimasi final PDB zona euro kuartal II melampaui ekspektasi, namun respons pasar hampir tidak terlihat.
Dari sisi teknikal, tren turun pada pasangan ini berakhir sebagaimana dibuktikan oleh tembusnya garis tren. Namun, Senkou Span B belum terlewati, sehingga secara teoretis penguatan dolar masih bisa berlanjut. Pekan ini, dinamika dolar kembali akan sangat ditentukan oleh rilis data inflasi pada hari Jumat. Untuk pekan ketiga berturut-turut, nasib dolar akan ditentukan pada sesi trading terakhir pekan ini.
Pada kerangka waktu 5 menit hari Senin, tidak ada sinyal trading yang muncul. Volatilitas kembali rendah dan harga tidak menguji level maupun garis mana pun.
Laporan COTCOT terbaru bertanggal 1 September. Pada TF mingguan, terlihat jelas bahwa posisi bersih trader non-komersial berbalik bearish dan turun tajam pada 2026 akibat faktor geopolitik. Dalam enam bulan terakhir, para trader mengurangi eksposur euro demi dolar AS. Kebijakan Trump tidak berubah, tetapi untuk sementara waktu dolar kembali berperan sebagai "mata uang cadangan".
Namun, kami masih belum melihat alasan fundamental untuk penguatan dolar lebih lanjut. Perang di Timur Tengah membuat dolar sementara menjadi sangat menarik, tetapi ketika faktor tersebut mereda, keadaan akan kembali seperti semula — dan jendela itu mungkin sudah mulai tertutup. Dalam jangka panjang, euro bisa turun ke 1,08 (garis tren), tetapi tren naiknya masih terjaga. Setelah beberapa bulan terakhir penguatan dolar, pasangan ini bahkan belum mendekati garis tren tersebut.
Garis merah dan biru pada COT menunjukkan kurang lebih keseimbangan antara bullish dan bearish. Selama minggu pelaporan terakhir, posisi long Non-commercial naik 4.500 kontrak, sementara posisi jual turun 6.900 kontrak, sehingga net position meningkat 11.400 kontrak.
Analisis EUR/USD 1HPada TF per jam, EUR/USD berpotensi memulai tren naik yang baru. Situasi di Timur Tengah tetap tegang dan belum membaik, namun faktor ini saja tidak cukup untuk memicu kenaikan dolar yang kuat. Komentar Kevin Warsh dan laporan tahunan Non-pertanian memang mendukung dolar, tetapi kami tidak melihat alasan kuat untuk terlalu optimis terhadap mata uang AS. Penembusan jelas di atas Senkou Span B akan membuka jalan kenaikan bagi euro.
Untuk 8 September, level-level trading yang perlu diperhatikan adalah — 1,1234, 1,1274, 1,1362–1,1368, 1,1461–1,1473, 1,1536–1,1542, 1,1585, 1,1657–1,1665, 1,1750–1,1760, 1,1786, 1,1830–1,1837 — serta garis Ichimoku Senkou Span B (1.1639) dan Kijun-sen (1.1604). Garis-garis Ichimoku dapat bergeser secara intraday dan perlu diperhitungkan saat mengidentifikasi sinyal. Pindahkan Stop Loss ke break even bila harga bergerak 15 pip ke arah yang menguntungkan untuk melindungi posisi dari sinyal palsu.
Pada hari Selasa, kalender Eropa kosong, dan di AS hanya akan dirilis laporan mingguan ADP yang relevansinya cukup rendah bagi pelaku pasar. Dengan demikian, volatilitas kemungkinan kembali akan sangat rendah.
Rekomendasi trading:Hari ini, trader dapat mempertimbangkan posisi jual dengan target di 1,1604 dan 1,1585 jika harga memantul dari Senkou Span B. Penutupan yang terkonfirmasi di atas Senkou Span B akan membuka peluang untuk posisi beli dengan target di 1,1657–1,1665 dan 1,1750–1,1760. Jangan mengharapkan pergerakan kuat hari ini.
Penjelasan untuk Ilustrasi:Level-level harga support dan resistance adalah garis merah tebal tempat pergerakan harga berpotensi berakhir. Level-level ini bukan sumber sinyal trading.
Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke kerangka waktu per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini merupakan level yang kuat.
Level ekstrem adalah garis merah tipis yang menandai area di mana harga sebelumnya sudah memantul. Level-level ini merupakan sumber sinyal trading.
Garis kuning menunjukkan garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan besaran posisi bersih dari masing-masing kategori trader.