Pengujian level harga 157,51 pada paruh pertama hari ini terjadi ketika indikator MACD baru saja mulai bergerak turun dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk posisi jual pada dolar AS. Hasilnya, pasangan tersebut turun menuju level target di sekitar 157,16.
Hari ini, Bank of Japan mempertahankan level suku bunga acuannya di 1,25%, dengan hasil pemungutan suara dewan 8-1 mendukung keputusan tersebut. Pengumuman utamanya berbunyi bahwa inflasi inti untuk pertama kalinya telah mencapai target 2%. Kazuo Ueda menjelaskan poin ini dalam konferensi persnya. Ia mengatakan bahwa inflasi inti telah mencapai level yang konsisten dengan target, tetapi langsung menambahkan bahwa otoritas moneter perlu memantau risiko inflasi yang melampaui target tersebut. Menurut Ueda, pertanyaan utama sekarang adalah apakah ekspektasi inflasi jangka menengah dan jangka panjang telah "terjangkar" di dekat target. Karena alasan inilah, "kami belum sepenuhnya mencapai target." Ueda menekankan bahwa kondisi keuangan masih akomodatif dan Bank of Japan akan menyesuaikan kebijakannya sesuai kebutuhan untuk memastikan inflasi stabil di sekitar 2%. Ia tidak menyebut kapan kenaikan suku bunga berikutnya mungkin dilakukan.
Pada paruh kedua hari ini, fokus akan bergeser ke Amerika Serikat. PMI Chicago bulan Oktober diperkirakan turun ke 55,8 dari 58,8, yang kemudian akan diikuti pidato pejabat Federal Reserve, Mary Daly. Dalam wawancara terbaru, ia mengatakan bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan masih perlu dilanjutkan, tetapi tidak ada urgensi, dan pasar tenaga kerja tetap stabil. Menurut pandangan saya, setelah komentar Ueda, USD/JPY akan cenderung stabil di sekitar level terkini, sementara arah pergerakan pasangan ini terutama akan bergantung pada apakah Daly akan menegaskan kembali sikap hawkish The Fed.
Untuk strategi intraday, fokus utama akan tertuju pada penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Rencananya adalah membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai level masuk di sekitar 157,38 (garis hijau pada grafik), dengan target di 158,07 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 158,07, rencananya adalah menutup posisi beli dan membuka posisi jual, menargetkan pergerakan turun sejauh 30–35 poin dari level tersebut. USD/JPY berpeluang menguat hari ini hanya jika data ekonomi AS kuat. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.
Skenario No. 2: USD/JPY juga dpaat dibeli hari ini jika harga menguji level 156,97 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona oversold. Kondisi ini akan membatasi potensi penurunan USD/JPY dan memicu reversal naik di pasar. Pasangan ini kemudian dapat menguat menuju level berlawanan di 157,38 dan 158,07.
Sinyal JualSkenario No. 1: Rencananya adalah menjual USD/JPY setelah level 156,97 ditembus (garis merah pada grafik), yang mungkin memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual terletak di 156,44, tempat rencananya posisi jual akan ditutup dan posisi beli segera dibuka, menargetkan pergerakan naik sejauh 20–25 poin dari level tersebut. Tekanan jual pada pasangan ini mungkin kembali muncul hari ini jika bank sentral melakukan intervensi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.
Skenario No. 2: USD/JPY juga dapat dijual hari ini jika harga menguji level 157,38 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona overbought. Kondisi ini akan membatasi potensi kenaikan USD/JPY dan memicu reversal turun di pasar. Pasangan ini kemudian dapat melemah menuju level berlawanan di 156,97 dan 156,44.
Garis tipis hijau — level masuk tempat Anda dapat membeli instrumen.
Garis tebal hijau — perkiraan harga tempat Anda dapat menetapkan Take Profit atau mengunci keuntungan secara manual karena kenaikan kecil kemungkinan berlanjut di atas level ini.
Garis tipis merah — level masuk tempat Anda dapat menjual instrumen.
Garis tebal merah — perkiraan harga tempat Anda dapat menetapkan Take Profit atau mengunci keuntungan secara manual karena penurunan kecil kemungkinan berlanjut di bawah level ini.
Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.
Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati ketika memutuskan untuk masuk pasar. Sebaiknya hindari trading menjelang rilis laporan fundamental utama agar tidak terjebak dalam pergerakan harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda mungkin kehilangan seluruh deposit dengan cepat, terutama jika Anda bertransaksi dengan volume besar tanpa menerapkan pengelolaan modal dengan tepat.
Ingat, trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti contoh di atas. Keputusan trading spontan yang hanya didasarkan pada situasi pasar sesaat, secara definisi merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.