USD/JPY diperkirakan akan melanjutkan kenaikannya. Dalam semalam, indeks-indeks saham AS ditutup lebih rendah, tertekan oleh saham-saham sektor energi, perbankan dan material. Pada investor khawatir mengenai turunnya aktivitas manufaktur di Tiongkok serta menurunnya harga minyak. Dow Jones Industrial Average turun 0,8% ke 17750, S&P 500 turun 0,9% ke 2063, dan NAsdaq Composite turun 1,1% ke 4763.
Minyak mentah Nymex kembali turun 2,5% dan mencapai $43,65 per barel, emas turun 0,4% ke $1.286 per ounce, perak turun 0,7% lebih dalam ke $17,42 per ounce dan yield Treasury 10 tahun acuan turun ke 1,800% dari 1,865% di sesi sebelumnya.
Sementara itu, dolar AS naik terhadap mata uang utama lainnya. USD/JPY naik 0,2% ke 106,59% setelah mencapai level terendah selama 18 bulan di 105,52. Setelah mengakhiri sesi yang volatil di level tertinggi per hari di 1,1614, EUR/USD turun 0,3% ke 1,1495.
Pound Inggris terkena imbas penurunan tak terdua produksi manufaktur Inggris (PMI Manufaktur Markit/CIPS turun ke level terendah tiga tahun di 49,2 bulan April dari 50,7 bulan Maret), serta poling ICM yang menunjukkan pendukung Brexit lebih besar dari pendukung Inggris di dalam UE. GBP/USd turun 0,9% ke 1,4533.
Mata uang terkait komoditas turun besar terhadap greenback, dengan USD/CAD naik 1,5% ke 1,2719 dan NZD/USD turun 0,9% ke 0,6912. Selain itu, bank sentral Australia mengejutkan pasar dengan menurunkan suku bunga utamanya 25 poin basis ke 1,75% (dibandingkan dengan mempertahankan suku bunga tetap di 2,00% seperti ekspektasi), yang menyebabkan AUD/USD turun 2,4% ke 0,7483. Pasangan ini mencatatkan kenaikan kuat dalam semalam setelah menandai level terendah selama 18 bulan di 105,52. Saat ini pasangan ini diperdagangkan di atas moving average 20 period (chart 30 menit), yang telah melewati di atac moving average 50 period. RSI tetap di atas level netral 50. Selama level 106,10 tidak dilewati sebagai support kunci, perkiraan harian tetap bullish dan pasangan ini diperkirakan akan kembali ke target kenaikan pertama di 107,45 (resistance kunci pada 29 April).
Rekomendasi Trading:
Pasangan ini diperdagangkan di atas titik pivotnya dan kemungkinan dalam range yang lebih luas selama tetap di atas titik pivot. Oleh karena itu, posisi long disarankan dengan target pertama di 107,45 dan target kedua di 107,85. Sebaliknya, posisi short disarankan dengan target pertama di 105,50 jika harga bergerak di bawah titik pivotnya. Jika target ini dilewati maka pasangan ini kemungkinan akan terus turun dan target kedua diperkirakan di 104,70. Titik pivot di 106,10.
Level Resistance: 107,45, 107,85, 108,75
Level Support: 105,50, 104,70, 104