Ulasan makro global untuk 15/08/2017

Ulasan makro global untuk 15/08/2017:

Data Consumer Price Index dari Inggris dijadwalkan rilis pada 08:30 GMT dan para pelaku pasar memperkirakan tekanan inflasi tidak berubah pada skala bulanan (0,0% vs. 0,0% sebelumnya) dan naik tipis per tahun ( 2,7% vs. 2,6% sebelumnya).

Setelah bergerak dengan tren yang lebih tinggi dalam 8 bulan terakhir, inflasi melambat sedikit pada Juni tahun ini. Namun, tren keseluruhan masih tampak positif dan mengarah naik. CPI terbaru sebesar 2,9% pada Mei lebih tinggi dari ekspektasi 2,7%, namun angka CPI yang lebih kuat akan mengembalikan fokus perhatian tahun ini pada kenaikan inflasi. Selain itu, perlu dicatat bahwa setahun lalu pada Agustus 2016, CPI mencatatkan angka kenaikan yang lemah sebesar 0,6%. Acuan untuk angka inflasi yang lebih panas di Inggris adalah harga pangan yang turun drastis sebagai dampak dari voting Brexit. Bank of England baru-baru ini menaikkan target inflasi untuk tahun ini hingga ke level 3,0%, jauh di atas target 2,0% di awal tahun ini. Namun, masih belum jelas apakah kenaikan tekanan inflasi akan memicu siklus kenaikan suku bunga karena alasan utama kenaikan tekanan inflasi baru-baruu ini adalah kurs mata uang yang lebih lemah setelah voting referendum Brexit tahun lalu. Tekanan pada poundsterling masih tinggi dan angka yang mengecewakan dari data hari ini dapat menyebabkan penjualan besar-besaran pound di seluruh bursa.

Kini, mari lihat gambaran teknikal GBP/USD pada time frame H4. Harga telah diperdagangkan di dekat area konsolidasi di level support teknikal di 1,2932, jadi data yang lebih buruk dari ekspektasi dapat memperpanjang penurunan lebih rendah menuju support teknikal selanjutnya di level 1,2861. Kegagalan indikator momentum untuk bergerak di atas level 50 mendukung bias bearish jangka pendek.