​Menteri Keuangan Tiongkok serukan pemerintah untuk perketat anggaran

Menghadapi kenaikan harga, otoritas moneter di seluruh dunia biasanya menyerukan pengetatan belanja pemerintah. Kali ini, Tiongkok sangat mengkhawatirkan pengeluaran yang berlebihan. Menurut kantor berita Tiongkok, Xinhua, perwakilan kementerian keuangan Tiongkok mendesak para pejabat daerah untuk membelanjakan dana anggaran dengan lebih efisien.

Menteri Keuangan Lan Foan yakin bahwa para pejabat negara di semua tingkatan perlu memperketat anggaran dan memperbaiki struktur pengeluaran sehingga dana anggaran dapat digunakan pada bidang yang paling dibutuhkan dan memberikan dampak terbaik.

Berpidato pada sesi Kongres Rakyat Nasional di Beijing, menteri tersebut mengatakan bahwa Tiongkok akan berpegang pada kebijakan fiskal yang proaktif dan kebijakan moneter yang hati-hati.

Menurut Lan Foan, perlu dilakukan perluasan belanja fiskal secara bijaksana guna memastikan pendanaan yang cukup untuk tugas-tugas strategis nasional yang besar. Pejabat tersebut menambahkan bahwa pertama-tama, hal ini mengacu pada peningkatan penerbitan obligasi pemerintah untuk mendorong investasi sosial.

Pada tahun 2023, pengeluaran negara untuk penelitian dan pengembangan sebagai bagian dari PDB dilaporkan meningkat menjadi 2,6%. Konfrontasi teknologi yang berkepanjangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat serta lonjakan utang pemerintah Tiongkok yang mencapai rekor tertinggi mengakibatkan kenaikan pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan. Hasilnya, jumlah paten yang diberikan di Tiongkok melonjak lebih dari 15% sepanjang tahun. Pada saat yang sama, pihak berwenang Tiongkok siap melakukan lebih banyak terobosan di bidang inovatif dan teknologi inti. Namun, kementerian keuangan berasumsi bahwa hal ini memerlukan kombinasi upaya negara dan sumber daya swasta.