Inflasi Turki capai 75%, tetapi mulai terlihat titik terang

Turki terus berjuang melawan inflasi yang sangat tinggi. Menurut Institut Statistik Turki (TUIK), tingkat inflasi tahunan negara ini melonjak menjadi 75,45% pada bulan Mei, tingkat yang belum pernah terjadi sejak tahun 2022.

Meskipun tingkat inflasi Turki mencapai 84,39% dua tahun lalu, laju pertumbuhan harga konsumen di negara ini telah meningkat secara signifikan.

Sektor dengan kenaikan harga tahunan tertinggi adalah sektor pendidikan (naik 104,8%). Sektor perumahan juga mengalami kenaikan tajam dalam harga konsumen (93,2%). Hotel, kafe, dan restoran melonjak 92,9%. Harga-harga untuk produk tembakau dan alkohol naik tipis sebesar 86,48%. Secara bulanan, inflasi di Turki mencapai 3,37% pada bulan terakhir musim semi.

Mehmet Simsek, Menteri Keuangan Turki, mengatakan sebelumnya bahwa inflasi akan mencapai puncaknya pada bulan Mei sebelum menurun berkat reformasi yang dilakukan pemerintah. Ia juga memprediksi bahwa inflasi di negara ini akan turun menjadi satu digit pada tahun 2026.

Dalam upaya memerangi inflasi, pemerintah Turki juga memutuskan untuk menangguhkan pembelian dan penyewaan bangunan serta kendaraan baru selama tiga tahun. Simsek menjelaskan bahwa metode ini tidak akan diterapkan jika terjadi ancaman gempa bumi. Dalam semua kasus lainnya, sebuah standar akan ditetapkan untuk jumlah meter persegi yang dialokasikan untuk setiap pegawai negeri.