Tiongkok telah meningkatkan ekspornya secara signifikan dan tidak melambat. Kepemimpinan Tiongkok dalam bidang ini tidak dapat disangkal.
Berdasarkan Administrasi Umum Kepabeanan Republik Rakyat Tiongkok, volume ekspor negara tersebut tiba-tiba meningkat hingga $302,3 miliar pada bulan Mei, menunjukkan kenaikan sebesar 7,6% dibandingkan tahun lalu. Para analis yang disurvei oleh Trading Economics terkejut dengan pertumbuhan pesat ini. Mereka mengantisipasi perdagangan yang lebih ketat dengan Amerika Serikat dan potensi keterlibatan dalam perang dagang dengan UE yang akan menghambat ekspor Tiongkok. Mereka memprediksi kenaikan sebesar 6%, tetapi angka aktualnya lebih tinggi. Sementara itu, impor hanya meningkat 1,8%, bukan 4,2%.
Neraca perdagangan positif mencapai puncaknya sebesar $82,6 miliar, level tertinggi sejak Februari. Para analis Trading Economics memperkirakan kenaikan hanya mencapai $73 miliar.
Selama lima bulan pertama tahun 2024, surplus perdagangan Tiongkok tumbuh sebesar 2,7% menjadi $337,2 miliar. Ekspor elektronik mengalami kenaikan terbesar sebesar 4,3%. Ekspor ke AS naik tipis sebesar 0,2%, sementara penjualan ke UE turun sebesar 3,9% karena lemahnya permintaan dari negara-negara Eropa.
Ada juga tanda-tanda positif. Jadi, perdagangan antara Tiongkok dan Rusia tumbuh menjadi $96,5 miliar, menunjukkan kenaikan sebesar 2,9% dibandingkan tahun lalu. Impor naik 6,9% menjadi $54,7 miliar, sementara ekspor turun 1,8% menjadi $41,8 miliar.
Dengan latar belakang ini, Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa memburuknya perang dagang antara Washington dan Beijing dapat memangkas PDB global sebesar 7%. IMF memperkirakan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, akan ada lebih dari tiga ribu pembatasan perdagangan baru antara kedua negara. Selain itu, banyak negara makin meningkatkan investasinya pada emas karena menganggapnya sebagai aset yang lebih aman dibandingkan dolar AS, yang kini kehilangan statusnya sebagai mata uang paling andal di dunia. Dengan kata lain, emas dipandang sebagai aset paling aman dan kebal terhadap sanksi.