Kremlin mengakali Washington dengan meningkatkan pasokan gas ke Uni Eropa

Mengutip analis dari ICIS, Financial Times (FT) melaporkan bahwa pasokan gas dari Rusia ke Eropa melampaui ekspor LNG AS pada bulan Mei secara signifikan. Tak disangka Moskow berhasil melampaui Washington dan kini kembali menjadi pemasok gas utama unutuk pasar minyak Eropa!

Saat bulan terakhir di musim semi, pengiriman gas dan pengiriman LNG (gas alam cair) dari AS memenuhi sekitar 14% dari seluruh impor gas Eropa. Para ahli menyoroti bahwa angka tersebut merupakan angka terendah sejak Agustus 2022. Sedangkan untuk pasokan gas Rusia, pada bulan Mei totalnya membengkak hingga mencapai 15% dari seluruh pasokan ke UE, Inggris, Swiss, Serbia, Makedonia Utara, dan Bosnia dan Herzegovina.

Para analis yakin bahwa gangguan pada salah satu fasilitas ekspor LNG utama di Texas dapat menggagalkan ekspor gas AS. Peningkatan pasokan gas Rusia melalui Turki menambah bahan bakar ke dalam api.

Menurut ENTSOG, Jaringan Operator Sistem Transmisi Gas Eropa, Rusia memompa pasokan LNG ke negara-negara UE melalui pipa Turkish Stream pada bulan Mei. Jalur pipa tersebut memungkinkan peningkatan sebesar 38% dari Januari hingga April 2024. Selama empat bulan ini, 5,11 miliar meter kubik gas dikirim ke negara-negara UE melalui rute ini.

Hal yang penting adalah pada tanggal 21 Mei, Dewan UE menyetujui reformasi pasar gas, yang menyatakan bahwa negara-negara anggota dapat menangguhkan pasokan gas alam dari Rusia dan Belarus mulai tahun 2026. Menurut Kirill Dmitriev, CEO Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), Eropa mungkin mengalami kerugian besar sebesar €1 triliun pada akhir tahun 2024 akibat memboikot pemasok gas Rusia.