​Jepang Habiskan Banyak Uang untuk Topang Yen

Pihak berwenang Jepang melancarkan pertempuran habis-habisan melawan para spekulan mata uang dari 27 Juni hingga 29 Juli, dengan menggelontorkan 5,5 triliun yen (sekitar $36,6 miliar) untuk menopang mata uang nasional mereka yang goyah. Bloomberg mengutip angka yang dirilis oleh Kementerian Keuangan negara tersebut.

Intervensi mata uang terbaru ini dilakukan setelah maraton musim semi ketika pemerintah menghabiskan lebih dari $62 miliar untuk menyelamatkan yen dari para spekulan yang licik.

Namun, harapan bahwa kesenjangan suku bunga antara bank sentral Jepang dan Amerika Serikat akan menyempit memicu fluktuasi dalam nilai tukar. Akibatnya, kita melihat yen, yang sebulan lalu diperdagangkan pada 161 yen per dolar, turun di bawah 152,5 yen.

Pergerakan mata uang ini terutama dapat disebabkan oleh pendekatan yang berbeda terhadap kebijakan moneter. Bank of Japan gigih mempertahankan suku bunga di wilayah negatif, sementara Federal Reserve menaikkannya. Pada bulan Maret, bank sentral Jepang akhirnya menyadari bahwa mereka perlu mengubah arah dan menaikkan suku bunga menjadi 0-0,1% per tahun. Sayangnya, ini tidak membantu yen, dan pemerintah harus kembali melakukan intervensi. Belum lama ini, Bank of Japan kembali melakukan upaya heroik dan menaikkan suku bunga, kali ini menjadi 0,25%.