Trump berencana libatkan perusahaan minyak besar AS dalam rekonstruksi Venezuela


Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk melibatkan perusahaan-perusahaan minyak terbesar AS untuk menginvestasikan miliaran dolar dalam infrastruktur Venezuela. Berbicara pada konferensi pers yang disiarkan langsung di saluran YouTube Gedung Putih, ia mengatakan, "Kita akan meminta perusahaan-perusahaan minyak besar Amerika Serikat, yang terbesar di dunia. untuk masuk, menginvestasikan miliaran dolar, dan memperbaiki infrastruktur yang rusak para, infrastruktur minyak."

Para analis memprediksi bahwa dibutuhkan investasi sekitar $100 miliar demi mengembalikan produksi Venezuela ke tingkat sebelumnya, atau sekitar $10 miliar per tahun selama setidaknya satu dekade. Peserta potensial yang disebutkan termasuk Chevron, ExxonMobil, dan CononoPhilips, meskipun perusahaan-perusahaan tersebut bertindak berhati-hati. Pada tahun 2007 menasionalisasi industri minyak mereka, memaksa perusahaan-perusahaan AS untuk meninggalkan negara itu dan merugikan mereka miliaran dolar. ConocoPhilips masih berupaya mendapatkan sekitar $10 miliar melalui jalur hukum.

Sementara itu, perusahaan-perusahaan minyak AS tidak terburu-buru kembali, dengan alasan ketidakpastian politik. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan keyakinannya terhadap minat perusahaan-perusahaan Barat pada minyak-minyak mentah barat Venezuela, terutama mengingat kelangkaannya di pasar global dan pemanfaatannya yang tinggi di kilang-kilang Pantai Teluk. Meskipun demikian, kembali ke sektor-sektor Venezuela akan menjadi usaha jangka panjang dan berisiko tinggi.