Ekspor Tiongkok ke AS merosot sebesar 20% dibandingkan tahun sebelumnya

Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok melaporkan bahwa perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat turun 18,7% dari tahun ke tahun pada tahun 2025, mencapai $559,74 miliar. Pengiriman barang-barang Tiongkok ke pasar AS menurun 20% menjadi $420,05 miliar, sementara impor dari AS ke Tiongkok menurun 14,6% menjadi $139,69 miliar. Namun, perdagangan meningkat pada bulan Desember, naik hampir 3% menjadi $45,1 miliar, menandakan pemulihan momentum di akhir tahun.

Komposisi perdagangan bilateral mencerminkan ekonomi yang saling melengkapi. Tiongkok membeli kedelai, kapas, jagung, semikonduktor, kendaraan sport-utility, batubara kokas, tembaga, dan bijih tembaga dari AS. Sebaliknya, Amerika Serikat mengimpor ponsel pintar, komputer, baterai lithium-ion, mainan, barang-barang plastik, kamera CCTV, peralatan rumah tangga, pakaian, dan alas kaki dari Tiongkok. Dari Januari hingga November 2025, perdagangan bilateral turun menjadi $514,66 miliar, menandai penurunan lebih lanjut sebesar 2,7% hanya dalam bulan November.

Kemerosotan perdagangan mencerminkan ketegangan dalam hubungan bilateral di tengah perang tarif dan pembatasan perdagangan. Penurunan ekspor Tiongkok lebih besar daripada pengiriman AS, menunjukkan dampak asimetris dari hambatan perdagangan pada kedua ekonomi. Para ahli memperingatkan bahwa penurunan perdagangan yang berkelanjutan dapat membebani lapangan kerja dan harga konsumen di kedua negara.