Donald Trump mengancam akan pecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell

Pada 15 April, Presiden AS Donald Trump secara resmi mengumumkan niatnya untuk menghentikan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, dari jabatannya. Presiden tersebut berencana untuk melakukan pemecatan paksa apabila kepala bank sentral saat ini menolak mengundurkan diri secara sukarela setelah ketua baru diangkat.

Dalam sebuah wawancara bersama Fox Business Network, Trump mengatakan dia yakin calonnya untuk pimpinan bank sentral akan dikonfirmasi paling cepat minggu depan. Presiden telah meluncurkan tinjauan terhadap tindakan Powell yang bertujuan untuk menetapkan ketidakkompetenan profesional dan untuk merinci penyebab perkembangan negatif baru-baru ini di sektor keuangan. Gedung Putih mengaitkan perubahan di Dewan Federal Reserve secara langsung dengan kebutuhan akan koreksi mendesak terhadap arah ekonomi negara dan pemulihan kepercayaan pada lembaga keuangan.

Trump secara eksplisit menuntut pelonggaran suku bunga segera setelah ketua Fed yang baru menjabat. Dia berharap agar ketua yang akan datang dapat mengejar kebijakan moneter yang lebih akomodatif demi mendukung bisnis domestik dan mendorong permintaan konsumen. Penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap Federal Reserve bertujuan untuk mendokumentasikan kegagalan regulasi dan memberikan dasar hukum untuk perombakan Dewan Gubernur. Ultimatum presiden bahwa Powell perlu mengundurkan diri menggarisbawahi niat Washington untuk menerapkan kontrol ketat atas biaya pinjaman AS.