Kecerdasan buatan (AI) telah muncul sebagai faktor pemicu inflasi bagi perekonomian AS, bahkan sebelum potensi penuhnya dalam mendorong pertumbuhan produktivitas benar-benar terwujud. Menurut sebuah laporan dari Goldman Sachs, teknologi ini mendorong kenaikan harga konsumen melalui tiga saluran utama: elektronik, perangkat lunak, dan energi.
Bank tersebut memperkirakan bahwa dampak AI telah menyumbang tambahan sebesar 0,3 poin persentase pada indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti tahunan, dan sekitar 0,1 poin persentase pada Indeks Harga Konsumen (CPI). Para analis memperkirakan tren ini akan terus berlanjut selama 12 bulan ke depan.
Pendorong utama pertumbuhan:
Perangkat keras dan komponen: Lonjakan permintaan akan infrastruktur server telah memicu kelangkaan pada chip memori dan baterai. Menurut Goldman Sachs, situasi ini tak pelak lagi akan menyebabkan kenaikan harga ponsel pintar dan komputer dalam beberapa bulan mendatang."Markup" untuk solusi AI: Para pengembang perangkat lunak mulai secara agresif memonetisasi fitur-fitur berbasis AI. Bank tersebut menyoroti kenaikan biaya langganan untuk Microsoft 365, serta kenaikan harga dari Adobe, Duolingo, dan Intuit—yang semuanya dibenarkan dengan alasan adanya pengenalan fitur-fitur baru.Permintaan energi: Ekspansi pusat data (data center) telah meningkatkan beban pada jaringan listrik secara signifikan. Kenaikan biaya listrik di Amerika Serikat berpotensi menyumbang tambahan sebesar 0,1–0,2 poin persentase pada tingkat inflasi PCE dalam beberapa tahun mendatang.Terlepas dari tekanan yang terjadi saat ini, para analis Goldman Sachs tetap mempertahankan pandangan yang optimistis untuk jangka panjang. Mereka meyakini bahwa seiring berjalannya waktu, AI akan bertransformasi menjadi kekuatan yang bersifat deflasi, karena otomatisasi akan menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi ekonomi secara keseluruhan. Namun, dalam jangka pendek, konsumenlah yang harus menanggung biaya-biaya yang timbul akibat lompatan infrastruktur yang dilakukan oleh para raksasa teknologi.