Saham sektor teknologi Tiongkok melonjak tak seperti sebelumnya

Saham perusahaan semikonduktor Tiongkok mencatatkan kenaikan dua digit pada hari Senin. Katalisator untuk kenaikan yang luas ini adalah pengumuman Huawei atas terobosan teknologi dalam rancangan chip canggih yang akan mengurangi ketergantungan Tiongkok pada teknologi Barat di tengah sanksi AS.

Huawei memperkenalkan konsep Hukum Skala Tau. Strategi ini menggeser fokus dari pengecilan fisik transistor menuju peningkatan efisiensi sistem secara radikal.

Perusahaan tersebut mengumumkan arsitektur yang disebut LogicFolding, yang akan memulai debutnya di prosesor Kirin akhir tahun ini. Inovasi ini bertujuan untuk memperpendek interkoneksi on-chip. Huawei memperkirakan bahwa teknologi ini akan memungkinkan mereka untuk mencapai kepadatan transistor yang setara dengan proses 1,4 nanometer canggih dalam lima tahun.

Klaim swasembada teknologi memicu pembelian agresif saham produsen chip domestik di bursa Shanghai dan Shenzhen. Saham-saham dengan kinerja terbaik meliputi:

Piotech Inc: +18%

Semiconductor Manufacturing International Co (SMIC): +17%

Cambricon Technologies: +10%

Qingdao Yunlu Advanced Materials: +9%

Hwatsing Technology: +8%

Sentimen investor institusional mencerminkan percepatan pergeseran industri TI Tiongkok menuju sumber daya domestik. Di tengah pengetatan kontrol ekspor AS terhadap akselerator AI dari Nvidia Corp., pengembang AI Tiongkok (termasuk DeepSeek) telah memulai migrasi besar-besaran ke solusi perangkat keras buatan dalam negeri. Saat ini, lini chip AI Ascend dari Huawei adalah alternatif domestik utama untuk prosesor Amerika.