Inflasi di negara-negara besar Eropa melonjak ke ketinggian dalam beberapa tahun akibat harga bahan bakar

Inflasi di negara-negara utama zona euro telah melonjak ke tingkat tertinggi dalam beberapa tahun menyusul kenaikan tajam harga energi. Bloomberg melaporkan bahwa angka inflasi bulan September di Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol jauh melampaui perkiraan para ekonom. Kenaikan harga paling tajam terjadi di Spanyol, di mana inflasi mencapai 5%, tingkat tertinggi sejak awal tahun 2023. Angka inflasi di negara-negara utama lainnya juga melampaui proyeksi analis.
Pemicu utama kenaikan harga ini adalah lonjakan biaya bahan bakar kendaraan dan pelumas mesin. Menurut Eurostat, harga eceran bahan bakar di Uni Eropa melonjak 23,8% secara tahunanmenjelang akhir musim panas. Harga bensin mencatat kenaikan terbesar di Bulgaria, namun lonjakan ini berdampak pada pengendara di seluruh kawasan tersebut. Para ahli memperingatkan bahwa tingginya biaya energi dapat mendorong inflasi zona euro secara keseluruhan mendekati angka 4% pada akhir tahun.
Gelombang kenaikan harga baru ini mempersulit pengambilan kebijakan di seluruh kawasan. Meningkatnya biaya bahan bakar secara otomatis menaikkan biaya transportasi, yang pada gilirannya menyebabkan kenaikan harga pangan dan barang industri di tingkat pengecer. Bagi bank sentral, yang sebelumnya memperkirakan normalisasi cepat, situasi ini menimbulkan risiko inflasi yang semakin mengakar; sementara bagi rumah tangga di Eropa, hal ini berarti semakin tergerusnya pendapatan riil.