Groupon capitalization, jasa diskon online terbesar di dunia, telah merugi 50% karena dikalahkan oleh perusahaan IPO di bulan November tahun lalu- ungkap Bloomberg. Saham Groupon merugi 3.3 persen yang menandakan penurunan harga ke 9.97 dolar per saham, hal ini telah menjadi indikator minimal setelah jasa tersebut memasuki bursa saham. Selama IPO yang telah menjadi salah satu perusahaan utama diantara perusahaan internet AS lainnya, Groupon menerbitkan saham 35 juta pada 20 dolar per saham. Pada sesi pertama setelah penempatan, surat berharga perusahaan tersebut naik dalam skala harga 40 poin, namun kemudian kuotasi dipengaruhi secara negatif oleh hasil finansial Groupon pada triwulan keempat 2011.
Pada awal 2012 Groupon telah merevisi angka untuk Oktober-November tahun lalu dan melaporkan bahwa hasil triwulan berjumlah 492.2 juta dolar, dengan 14.3 juta lebih rendah daripada sebelumnya. Kerugian bersih Groupon dalam triwulan keempat mencapai 65 juta Dolar melawan 10.6 juta dalam triwulan ketiga.
Pada awal triwulan keempat salah satu pemegang saham Groupon Fan Zhang memberikan komplain terhadap perusahaan, dengan menyalahkan manajemen dalam melakukan performa jasa finansial riil. Nilai kompensasi yang diminta oleh Fan Zhang tidak dilaporkan. Dalam pertengahan April, lebih dari satu komplain terhadap Groupon dilakukan oleh Hagens Berman Sobol Shapiro Company yang menarik minat beberapa investor.