Nilai Rupee India Akan Diselamatkan Oleh Investasi Asing

Reserve Bank of India menaikkan batasan pada investasi asing dalam sekuritas pemerintah dari $15 hingga $20 MM untuk mengatasi depresiasi rupee. Hal tersebut dinyatakan dalam rilis pers regulator.


Selain itu, CB India mengizinkan perusahaan-perusahaan lokal untuk meminjam dana dari investor luar negri dan memperluas daftar investor yang dapat menanamkan modal mereka dalam sekuritas pemerintah.


Bank sentral India berharap adanya stimulasi aliran dana asing yang masuk ke India dengan bantuan meningkatnya batas investasi asing untuk mengangkat nilai mata uang nasional. Nilai rupee turun 21% ditengah-tengah ekonomi yang melambat serta inflasi yang cepat dan resiko penurunan peringkat investasi.


Di akhir kuartal pertama tahun 2012, ekonomi India berkembang 5.35 yang merupakan pembacan terendah sejak tahun 2003, dimana pertumbuhan PDB tidak kurang dari 8% dalam negara ini. Laporan keuangan yang lemah juga mempengaruhi nilai rupee.


Sebelum tanggal 25 Juni, Bloomberg melaporkan bahwa nilai mata uang negara-negara BRIC turun pada laju yang tercepat sejak tahun 1998 di kuartal kedua 2012. Ruble Rusia, real Brazil dan rupee India turun pada laju yang tercepat di antara mata uang negara-negara berkembang.


Selama kuartal kedua, ruble turun 11.5% melawan dollar, rupee turun 10% dan real turun 12%. Para ekonom memperkirakan penurunan akan mencapai level 15% sebelum akhir tahun ini.


Penurunan nilai mata uang ini terjadi karena para investor membawa modal mereka keluar dari BRIC ditengah-tengah buruknya ekonomi global.