Menteri Luar Negeri Melarang Bank Rusia Menyertakan Data Klien Amerika

Menteri luar negeri Federasi Rusia mengingatkan bank Rusia bahwa menyertakan data orang Amerika yang membayar pajak pada AS tidak akan disetujui. Hal ini dinyatakan dalam surat yagn ditujukan pada manager organisasi kredit oleh kepala ARB Garegin Tosuyan.
AS meminta untuk data tersebut dengan seluruh informasi mengenai klien Amerika di bank Rusia, menurut suratkabar Vedomosti. Sejak tanggal 1 Januari 2013, seluruh organisasi kredit dan juga asuransi dan perusahaan broker yang melayani orang Amerika yang membayar pajak harus membuat perjanjian dengan IRS (International Revenue Service). Bank Rusia yang tidak memenuhi syarat tersebut akan dikenakan potongan pajak untuk pemasukkan dari aset finansial AS yang dipegang oleh bank; selain itu, mereka akan mendapat resiko mengenai reputasinya.
Namun, di awal tahun organisasi bank menujukan surat pada pemerintah dengan permintaan untuk memastikan apakah mereka harus menyertakan kontrak dengan otoritas pajak Amerika dan memberikan merka informasi mengenai akun pembayar pajak.
Menteri keunagan menentang sudut pandang MFA yang telah mencapai perjanjian prinsip dengna IRS untuk melakukan negosiasi mengenai masalah ini. Saat ini perselisihan sudah ditangani dalam perjanjian tahun 1992 antara RF dan AS mengenai penghindaran pajak ganda dan pencegahan atas penghindaran dari pajak atas nama pemasukkan dan pajak modal.
Sebelumnya AS menyimpulkan perjanjian mengenai penyertaan informasi dengan beberapa negara Eropa, termasuk Perancis, Jerman, dan Swiss. Di saat yang sama, negara tersebut meminta aksi yang sama dari AS. Tidak dapat ditentukan apakah aksi seperti ini dapat terjadi dalam hubungan Rusia dan Amerika.
Beberapa bankir mengira bahwa AS dan Federasi Rusia harus melakukan perjanjian mengenai level antar kepemerintahan. Dalam hal ini, dapat dilakukan penundaan pengenalan regulasi baru sampai pertengahan tahun depan.