Sekelompok Hacker dari Eropa Timur telah mencuri sekitar setengah juta nomor kartu kredit. diduga penyerangan mengakibatkan penipuan transaksi lebih dari $25 juta dolar Australia, Sydney Morning Herald mengatakan. Polisi Federal Australia, bersama dengan lembaga asing penegak hukum nasional mengambil langkah untuk mengadili para narapidana tersebut.
Seperti yang dilaporkan, para hacker tersebut terlihat sama dengan pelaku yang bertanggung jawab atas penyerangan makanan siap saji Subway di Amerika Serikat. Oleh karena itu, keempat masyarakat di Romania dituduh mencuri jutaan dolar sekitar 80.000 pelanggan makanan siap saji.
Seperti yang dilaporkan media Australia pada bulan Mei, para hacker bertanggung jawab atas penerobosan sistem para peritel lainnya seperti Fish and Chips. Alasan yang rentan adalah perangkat lunak keamanan IT.
Pada kenyataannya serangan tersebut terletak pada toko-toko di wilayah terpencil yang kurang dari 50 staff pekerja. Para ahli menyatakan bahwa para hacker tidak akan menghabiskan waktu mereka dengan menerobos sistem-sistem supermarket namun lebih fokus pada jaringan-jaringan yang rentan ditembus pada bisnis kecil.