Kerugian dari keluarnya beberapa negara anggota Zona Euro dapat mencapai 22 triliun dolar AS, angka ini setara dengan 17 triliun euro. Hal ini ditemukan oleh Bertelsmann Foundation, setelah menganalisa empat skenario perkembangan di Zona Euro jika Yunani mengalami gagal bayar utang.
Para ahli menduga jika hal tersebut terjadi, ekonomi global akan jatuh ke dalam resesi buruk. Berdasarkan skenario terburuknya, setelah Yunani, Portugal, Spanyol dan Italia keluar dari Zona Euro, 42 negara-negara berkembang akan jatuh ke dalam resesi. Survei Bertelsmann Foundation mengungkapkan, "Berdasarkan angka, penurunan terbesar akan dialami Perancis (2,9 triliun euro), AS (2,8 triliun euro, Cina (1,9 triliun euro), dan Jerman (sekitar 1,7 triliun euro."
Survei ini mendorong sikap dari Kanselir Jerman Angela Merkel, presiden Eurogroup Jean-Claude Juncker dan kepala ECB Mario Draghi. Para pemimpin ini berjanji akan mendukung pemerintah Yunani, karena jatuhnya Yunani akan memiliki dampak tak terhindarkan pada negara-negara euro lainnya.