Kesehatan Janet Yellen Mempengaruhi Pasar

Pada Kamis, 24 September, Kepala Federal Reserve System AS Janet Yellen menyampaikan pidato di University of Massachusetts. Pidato menimbulkan reaksi tajam dari pasar. Kesehatan Yellen juga menjadi salah satu alasan kekhawatiran pasar.

Di akhir pidato yang berlangsung selama 60 menit tersebut, Yellen berhenti bicara dan batuk beberapa kali. Ia mendapatkan pemeriksaan medis setelah pidato.

Karena menyampaikan laporan panjang di bawah lampu sorot yang bersinar terang membuat Yellen menjadi dehidrasi. Namun, ia merasa lebih baik setelah diperiksa dan tidak mengubah jadwal kerjanya, Fed mengabarkan.

Selain kesehatan Kepala Fed, informasi yang disampaikannya juga menarik perhatian pasar. Dinamika pergerakan S&P500 memuaskan para pelaku pasar.

Menurut Yellen, untuk menaikkan suku bunga, perkiraan ekonomi harus dicapai.

"Sebagian besar kolega dan saya sendiri mengantisipasi bahwa kenaikan target range untuk dana federal sudah selayaknya dilakukan di tahun ini," ia mengatakan.

Fed tidak seharusnya menunda pengetatan kebijakan dan langkah-langkah lainnya dalam mengubah arah kebijakan lebih penting dari sebelumnya, Yellen menambahkan.

Kepala Fed tersebut juga mengatakan bahwa acara keuangan dan ekonomi internasional serta melambatnya pertumbuhan menimbulkan risiko terhadap ekonomi AS dan menghambat aktivitas ekonomi.

Menurut Yellen, inflasi dapat mendekati target Fed sebesar 2%.