Saham Microsoft Mencapai Level Tertinggi 15 Tahun

Microsoft baru-baru ini melaporkan hasil keuangan untuk triwulan pertama tahun fiskal 2016. Laporan tersebut melampaui perkiraan Wall Street dan memicu kenaikan saham Microsoft hingga mencapai level tertinggi selama 15 tahun.

Microsoft mengumumkan bahwa net income naik 2% menjadi $4,6 miliar dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun lalu. Pendapatan perusahaan tersebut turun 12% mencapai $20,4 miliar dan meraih profit sebesar 67 sen per saham diluar barang-barang pada adjusted sales sebesar $21,66 miliar dalam triwulan pertama fiskal 2016. Namun, para analis sebelumnya memperkirakan perusahaan tersebut akan meraih profit sebesar 59 sen per saham pada penjualan $21,03 miliar untuk triwulan yang berakhir di 30 September.

Saat rilisnya laporan keuangan, saham Microsoft naik 8,3% menjadi $52 per saham dan mencapai level tertinggi sejak tahun 2000. Namun, Microsoft mengumumkan gelombang baru pemutusan hubungan kerja bagi karyawannya. Microsoftmerumahkan sekitar 1.000 karyawan, yang mencapai kurang dari 1% dari keseluruhan tenaga kerjanya di seluruh dunia.

Selain itu, Microsoft berencana untuk meluncurkan layanan pembayarannya sendiri agar dapat bersaing dengan perusahaan besar lainnya seperti Google, Apple dan Samsung. Namun, perusahaan tersebut berpeluang besar meraih keuntungan dari layanan pembayaran karena nama besar Microsoft yang semakin populer. Menurut estimasi, pada 2014 transaksi pembayaran mobile di dunia mencapai total $235 miliar darn di 2017, pembayaran mobile dapat mencapai maksimal $720 miliar.