HSBC bersiap membayar denda $1,5 milyar di AS

HSBC, bank terbsar Eropa, akan menetapkan cadangan $800 juta untuk menindak klaim oleh otoritas AS untuk pelanggaran hukum finansial negaram kepala eksekutif bank Stuart Gulliver melaporkan di website resmi.
Jadi, kreditor berencana mengeluarkan $1,5 milyar karena $700 juta sudah dicadangkan di bulan Juli.
Di pertengahan musim panas keamanan senat AS dan komite hubungan gurbernur mengeluarkan laporan dengan bukti bahwa HSBC dicurigai melakukan money laundering untuk pengedar narkoba selama bertahun-tahun.
Laporan mengatakan bahwa ada penjual narkobal diantara pelanggan bank. Selain itu, HSBC tidak segera menutup akun yang seharusnya dikunci karena aktifitas yang mencurigakan. Selain itu, laporan merinci hubungan HSBC dengan bank Al Rajhi Arab Saudi yang dicurigai sebagai tempat simpanan seorang teroris. Staff resmi HSBC memperbolehkan transaksi milyaran dolar dari Meksiko ke AS tanpa persetujuan hukum.
Senator menyebutkan bahwa pelanggaran ini terjadi karena kerjasama diam-diam para manager utama bank.
Regulator juga disalahkan karena pengawasan yang tidak tepat. Reaksi HSBC segera terjadi dengan diketahuinya kesalahan dan niat untuk bekerjasama penuh dengan investigasi. Tanggal 5 November 2012, Gulliver mengatakan bahwa jumlah final yang akan dibayarkan mungkin lebih tinggi. HSBC juga merilis laporan hasil finansial triwulan 3, yang menunjukkan profit bank turun 52 persen menjado $2,5 milyar.