Pejabat Russia dan media masa mengkritik keras Turki, yang pernah dianggap negara yang bersahabat dan mitra terpercaya dalam proyek saluran gas Turki. Pemerintah Russia menganggap bahwa Turki menjadi sponsor terorisme dan aktifitas kriminal dunia. Presiden Turki disalahkan atas penganiayaan partai oposisi, mendanai organisasi sayap kanan jika terjadi perang dengan negara tetangga dan juga untuk percobaan mengembalikan kerajaan yang telah runtuh.
Satu tahun lalu, disaat konflik Ukraina, kritik dilempatkan menggunakan kata-kata yang sama untuk menggambarkan presiden Russia. Sementara para Jurnalis mempersembahkan "musuh baru" bagi semua orang, pemerintah Russia menjatuhukan sanksi terhadap Turki. Seperti biasanya, pejabat Russia telah memblokkir impor makanan dan buah dari Turki yang berpura-pura melindungi orang-orang Russia dari aksi kriminal dan aksi ilegal lainya. Selain itu, penginapan-penginapan Turki berubah menjadi amat berbahaya untuk para wisatawan Russia. Seluruh operator pariwisata terkemuka Russia telah menunda penjualan perjalanan dan membatalkan penerbangan ke Turki di bawah rekomendasi dari Menteri Luar Negeri dan Lembaga Federal untuk pariwisata.
Beberapa organisasi Turki di wilayah Russia telah menghadapi larangan mengenai penyediaan jasa, yang disebutkan di dalam daftar yang ditentukan oleh pemerintah Russia. Sektor konstruksi dianggap sebagai yang berpotensi terkena pengaruh terburuk karena krisis diplomatis antara Turki dan Russia. Sementara otoritas Russia mencari solusi bagaimana melindungi warganya dari makanan dan penginapan Turki, warga Russia mencari jalan bagaimana berkunjung ke Turki.