Italia dan Perancis menyerukan diskusi sebelum sanksi terhadap Rusia diperpanjang

Sanksi ekonomi negara Barat terhadap Rusia tidak memberikan hasil yang diinginkan. Pemerintah Italia dan Perancis mengatakan akan meninjau ulang sanksi rezim. Alasan utamanya adalah larangan dan batasan tersebut berdampak buruk bagi ekonomi di kawasan tersebut. Di antara negara yang mendukung dicabutnya sanksi adalah seorang anggota Parlemen Perancis Thieery mariani yang menyampaikan rancangan resolusi pencabutan sanksi. Mariani juga menyerukan perubahan kebijakan ekonomi Perancis secara besar-besaran terhadap Rusia. Di saat Parlemen Perancis membahas isu ini, pemerintah Italia telah memulai tindakan. Italia menjadi satu-satunya negara yang mengangkat isu perpanjangan sanksi ekonomi saat rapat menteri-menteri luar negeri UE. Keputusan untuk memperpanjang sanksi rezim tidak menimbulkan ratifikasi lainnya. Namun, pemerintah Italia mendesak dilakukan pembahasan lebih jauh. Tentu saja, pembahasan tidak berarti sanksi dicabut, namun ini sebagai langkah pertama ke arah tersebut. Dengan dukungan dari dua negara berekonomi besar di UE tersebut, perkembangan mengenai isu ini akan lebih cepat. Uni Eropa menjatuhkan sanksi terhadap Rusia sebagai respon terhadap aksi Ruia di Ukraina Timur. Langkah ini melarang pendanaan bank-bank milik negara serta batasan pada sektor pertahanan dan energi. Sanksi ini memberikan tekanan lebih kepada ekonomi Rusia yang lemah karena jatuhnya harga minyak global. Pemerintah Jerman mendukung perpanjangan sanksi dengan menuntut Moskow agar memenuhi janjinya dalam kesepakatan gencatan senjata.