Angela Merkel Terpilih Sebagai "Person of The Year" Majalah Time

Menjelang malam Tahun Baru, masyarakat mulai merangkum hasil tahun berjalan. Penghargaan "Person of the Year" dari majalah Time menjadi salah satu peristiwa besar. Dalam setahun, para editor majalah Time mengikuti jejak sosok-sosok yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan di dunia baik pengaruh positif maupun yang negatif. Dengan terpilihnya pimpinan ISIS Abu Bank al-Baghdadi sebagai salah satu kandidat tahun ini menunjukkan proses penilaian yang tidak berpihak sama sekali.

Mengingat skala masalah yang ditimbulkan oleh kelompok radikal ini kepada komunitas dunia, tidak ada yang dapat menyangkal pengaruh besar ISIS terhadap situasi di seluruh dunia. Selain itu, daftar singkat kandidat "Person of the Year" Time termasuk presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Iran Hassan Pouhani, kandidat presiden AS dari Partai Republik Donald Trump dan aktivis Black Lives Matter yang memperjuangkan hak warga Afrika-Amerika. Meski jumlah wanita lebih sedikit dari kandidat pria, atau mungkin karena alasan itulah, satu-satunya wanita dalam daftar kandidat terpilih sebagai Person of the Year majalah Time. Penghargaan tersebut diberikan kepada Kanselir Jerman Angela Merkel. Selama setahun penuh, Merkel berada di bawah sorotan dengan berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi dan politik kunci di dunia. Ia memainkan peran rusial dalam lokalisasi konflik bersenjata di Ukraina Timur. Selain iut, majalah Time mengutip resolusi Merkel untuk mengatasi krisis imigran dan pengungsi yang berkembang di Eropa. Time telah memilih Person of the Year sejak 1927. Gelar bergengsi ini diberikan oleh pimpinan redaksi majalah Time.