AS memulai ekspor minyak untuk pertama kalinya dalam 40 tahun
Untuk pertama kalinya sejak 1975, Amerika Serikat melakukan ekspor minyak. Sebuah kapal tanki milik Conoco Phillips berangkat dari Texas menuju Italia. Juru bicara NuStar Energy, Mary Rose Brown, mengatakan kapal tanki berlayar dari pelabuhan Corpus Christi tempat fasilitas dermaga perusahaan tersebut berada. Kapal tanki tersebut berisi minyak mentah dan gas alam cair. Perusahaan Swiss Vitol Group yang akan menerima kargonya. Menurut Bloomberg, dalam beberapa hari mendatang, sebuah kapal tanki berisikan minyak mentah untuk Vitol akan berangkat dari pelabuhan di Houston. Perusahaan tersebut memiliki saham di beberapa kilang minyak di sejumlah negara. Pada akhir Desember diumumkan bahwa perusahaan yang berkantor pusat di Texas, Enterprise Products, menandatangani kontrak untuk pengiriman 600.000 barel minyak mentah ke kilang minyak di Swiss yang mendistribusikan bahan bakar solar ke Eropa Utara. Pada 19 Desember, Amerika Serikat menghapus larangan ekspor minyak setelah Presiden AS Barack Obama menandatangani rancangan anggaran untuk 2016. Ekspor minyak mentah dilanjutkan setelah harga minyak jatuh. Pada 31 Desember 2015, harga minyak mentah Brent turun ke $37,6 per barel.
Kini, cadangan minyak AS diperkirakan sebesar 486 juta barel. Naiknya cadangan minyak mentah terkait dengan meningkatnya volume produksi minyak shale. Rata-rata produksi minyak AS mencapai 9 juta barel per hari, sementara Rusia memproduksi sekitar 10,7 juta.