4 Januari 2016 akan tetap menjadi "hari yang suram" bagi pasar ekuitas Tiongkok. Para pengamat independen menyebutnya sebagai harga trading pertama yang paling buruk yang pernah terjadi di pasar saham Tiongkok. Situasi ini berlangsung sangat dramatis sehingga trading hingga dua kali dan keduanya disebabkan oleh penurunan besar-besaran saham. Pertama, indeks Shanghai Composite turun 5 persen. Akibatnya, seluruh kegiatan trading dihentikan sementara selama 15 menit. Di Tiongkok, mekanisme circuit breaker yang baru diterapkan di pasar saham. Pendorong utama langkah drastis tersebut adalah pergerakan tajam ekuitas. Namun, penangguhan singkat trading tidak mencapai dampak yang diinginkan dan harga saham terus turun. Saat Shanghai Composite turun 6,9 persen ke level 3.296,66, otoritas Tiongkok sepakat untuk menghentikan aktivitas trading di hari itu.
Shenzhen Stock Exchange dilaporkan melalui crash yang lebih parah. Shenzhen Composite jatuh sebesar 8,2 persen. Kemungkinan situasi ini akan membaik menjelang Tahun Baru Imlek yang dapat membawa pertumbuhan stabil untuk indeks saham Tiongkok.