Selama trading AS tanggal 19 November, Saham Apple Inc. naik 7,2% dan satu saham bernilai lebih dari $565. Kapitalisasi produsen iPhone, yang turun di bawah $500 milyar tanggal 16 November, saat ini berada di level $532 milyar menjadikannya perusahaan yang paling bernilai. Namun tidak jelas apa yang membuat saham Apple naik amat tinggi, karena tidak terdapat berita tanggal 19 November yang dapat mendorong investor untuk membuang dana pada Apple.
Menurut MarketWatch, hari Senin Bank of America Merril Lynch meningkatkan peringkat Apple dan merekomendasikan membeli sarannya. Namun, mereka menurunkan kisaran target dari $840 menjadi $780 per saham.
Alasan utama mengapa investor mendesak untuk membeli saham Apple pasti karena mereka merasa saham diragukan. Di bulan September 2012, saham perusahaan bernilai lebih dari $700, namun di bulan November kuotasi turun menjadi $520-530. Investor khawatir bahwa penjualan iPhone 5 dan iPad Mini tidak akan sesukses perkiraan.
Selain itu, saham Apple juga dipengaruhi oleh sentimen investor. Tanggal 19 November, indeks Dow Jones naik sebanyak 1,65%, dimana Nasdaq naik 2,21%. S&P 500 naik sebanyak 1,98% menunjukkan pertumbuhan selama dua bulan terakhir.