Sistem yang disebut perbankan bayangan (shadow banking sytem) diperkirakan mencapai 67 triliun dolar diseluruh dunia. Laporan dari Financial Stability Board (FSB) terlihat menunjukkan pertambahan omset dari perbankan bayangan. Menurut bloomberg, sistem shadow banking tersebut telah meningkat tiga kali lipat sebesar 41 triliun dolar untuk 10 tahun terakhir.
Namun, aktivitas saham yang berada di AS telah turun dari 44 persen menjadi 35 persen, bergerakke Inggris dan benua Eropa.
FSB mengungkapkan kekhawatiran mengenai kurangnya pengendalian dari regulator dibawah bayangan transaksi perbankan. Untuk memulainya, mereka bermaksud akan melakukan persetujuan pembelian dan menjauhi skema pembayaran neraca keuangan.
Dewan kebijakan mengira hal tersebut penting bagi perusahaan besar untuk mengungkapkan informasi lebih lanjut mengenai transaksi dengan para investor, khususnya mengenai ukuran dan tujuan pegadaian mereka.
Ada contoh dari kebangkrutan Lehman Brothers selama krisis hutang global, yang mengurangi rasio leverage dengan menghilangkan transaksi senilai $50 miliar dari neraca keuangan dan mencatat persetujuan pembelian sebagai transaksi penjualan. Itulah cara Lehman menutupi kondisi finansialnya yang gagal.
FSB berencana untuk memperkenalkan langkah tersebut terhadap shadow banking pada pertemuan G20 selanjutnya di St. Petersbug pada tahun 2013.