Menteri mencatat bahwa Nigeria saat ini tidak mengekspor jumlah yang telah diberikan oleh OPEC. Produksi minyak sebanyak 2,2 juta barel perhari di bulan ini, tidak berubah dari Januari. Diwaktu yang sama, Nigeria akan terus melihat kemungkinan meningkatnya produksi untuk konsumsi lokal, Kachikwu mengatakan.
Kachikwu juga mengatakan dirinya tidak melihat perlunya bagi Organisasi Negara Pengekspor Minyak Tanah untuk mengadakan rapat darurat. "Dibandingkan fokus pada rapat darurat,kita perlu lebih banyak berkomunikasi. Karena jika mengadakan rapat saat belum sepenuhnya menyetujui solusi maka tidak akan produktif dan juga dapat mempengaruhi harga minyak," ucapnya.
Rusia, Arab Saudi, Qatar dan Venezuela pada 16 Februari sepakat untuk tetap menjaga produksi di tingkat bulan Januari, asalkan negara lain juga menyetujuinya.