Tiongkok meminta bantuan Fed

Pada Juli 2015, Reuters melaporkan bahwa PBoC meminta bantuan dari Federal Reserve AS karena jatuhnya pasar saham Tiongkok. Dalam email yang dikirimkan ke otoritas AS pada 27 Juli, seorang perwakilan Tiongkok mencatatkan penurunan indeks-indeks saham Tiongkok sebesar 8,5% per hari dan meminta Fed untuk menceritakan pengalamannya dalam menghadapi situasi yang sama.

Tiongkok secara khusus tertarik dalam penggunaan perjanjian repurchase selama krisis keuangan AS tahun 1987. Steve Kamin, direktur Divisi Keuangan Internasional Fed, melampirkan transkrip, pernyataan dan laporan Fed sebagai jawaban. Seluruh dokumen tersebut juga tersedia pada website Fed.

Menurut Fed, tidak ada pembicaraan resmi antara PBOC dan Fed. Selain itu, bankir bank sentral Tiongkok biasanya menghindar dari bankir Amerika saat pertemuan-pertemuan internasional.

Jatuhnya pada saham Tiongkok di musim semi mejadi penurunan harian terbesar di Tiongkok sejak 2007. Saham perusahaan-perusahaan Tiongkok turun sekitar sepertiga hanya dalam waktu enam minggu.

Otoritas moneter Tiongkok memutuskan untuk memangkan suku bunga dan memperlonggar persyaratan kredit. Penggunaan software oleh para pelaku pasar juga diawasi dengan lebih ketat.