Persaingan diantara eksportir utama juga meningkat. Arab Saudi, Angola, dan Rusia menjadi tiga besar dari pemasok minyak mentah. Ekspor Saudi ke Tiongkok berjumlah hingga 1,38 juta barel per hari di Februari. Sementara itu, Rusia harus melipat gandakan pengiriman minyak. Ekspor dari minyak Rusia naik didekat 48% selama satu tahun ke 1,03 juta barel per hari. Pada 2015, Kremlin memimpin volume ekspor. Para ahli mengharapkan Rusia akan mampu memperkecil selisih dengan Saudi tahun ini. Iran yang baru saja memperoleh kebebasan dalam pasar global, juga meningkatkan pengiriman ke Tiongkok. Volume ekspor telah mencapai 538.000 barel perhari, dan tidak mencapai batas. Dilaporkan bahwa perusahaan minyak besar Sinopec dan perusahaan minyak milik negara Zhuhai Zhenrong dikontrak dengan Iran untuk mengimpor 505.000 barel tambahan per hari di 2016. Oleh karena itu Tiongkok tetap menjadi importir miyak mentah utama dunia.