Menurut Perdana Menteri baru Algirdas Butkevičius, Lithuania berencana akan menetapkan batas untuk pembayaran uang tunai, Defi.It mengatakan. Kepala pemerintahan baru melaporkan bahwa pembayaran uang tunai tidak boleh melebihi 5.000 lit (1.450 euro). Jika harga pembelian diatas jumlah yang ditentukan, uang harus ditransfer melalui bank.
Dengan demikian, otoritas akan bertujuan untuk melawan korupsi dan shadow economy, Butkevičius menambahkan. "Mungkin untuk mengamati bahwa beberapa warga Lihuania menyatakan bahwa mereka yang seorang pengangguran atau berpenghasilan kecil membangun rumah mewah. Saya yakin hal ini tidak adil saat barang dan jasa yang harganya tinggi dibayar dengan uang tunai," - ungkap perdana menteri.
Pembatasan ini berlaku untuk individu dan badan hukum. Kepala pemerintah mengungkapkan pendapatnya bahwa hidup akan lebih aman dan nyaman karena inovasi ini karena "orang-orang tidak harus membawa jumlah uang yang besar di dalam tas mereka."
Pemimpin Social Democratic Party Algirdas Butkevičius ditunjuk sebagai perdana menteri minggu lalu. Ia telah mendapat kesempatan untuk mengatur pemerintahan setelah kemenangannya pada pemilu Parlementer. Social Democrats setuju untuk membuat koalisi dengan tiga partai lain yang memungkinkan mereka untuk mendapat kursi utama di Seim.
Sebelumnya otoritas Lithuania juga ingin untuk membatasi pembayaran uang tunai (belum lama ini koalisi yang dipimpin oleh Conservative Andrius Kubilius adalah partai penguasa). Dengan demikian, di awal 2011 pemerintah mengumumkan mengenai keinginannya untuk menetapkan pembatasan uang tunai pada badan hukum. "Tidak ada yang mengatakan bahwa uang tunai itu buruk, namun hal ini mendukung ekonomi kelas bawah itulah mengapa upaya untuk membatasu pembayaran uang tunai secara negatif harus mempengaruhi shadow market," - Kublilius menyimpulkan.
Ditahun 2011 saham black market Lihuania berjumlah 27% dari PDB. Seperti yang telah dinyatakan bahwa pemerintah menerima lebih sedikit ratusan juta euro karena hasil tenaga kerja ilegal, trading dan penyelundupan.