Mata uang nasional Jepang kembali mencapai ketinggian meskipun otoritas nasional mengatakan akan membatasi kenaikan. Situasi menjadi intens dan Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan pemerintah siap untuk mengambil langkah yang diperlukan jika terjadi fluktuasi tajam terhadap kurs. Yen saat ini menjadi dasar dari program ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe. Namun, mata uang nasional ini berada pada peningkatan walau terdapat meski terdapat langkah pemerintah. Kenaikan yen tidak mengganggu Sakakibara yang berusia 75 tahun, dan saat ini adalah seorang profesor di Aoyama Gakuin University. Para ahli tidak menganggap yen di 105 per dolar sebagai suatu persoalan bagi perekonomian Jepang. Selain itu. Tuan Yen menyatakan bahwa pemerintah tidak dapat mempengaruhi pasar mata uang dalam basis unilateral. Berbagai intervensi mata uang hanya dapat dilakukan dengan kesepakatan dari Amerika Serikat dan rekan imbangan lainnya.
mengingat korelasi antara yen dan S&P 500, Washington tidak mungkin bertahan terhadap intervensi dalam pasar jika membantu menstabilkan kurs dan mengesampingkan penurunan saham.