Credit Suisse menjual aset utang tertekan sebesar $1,27 miliar

Salah satu dari perusahaan finansial terbesar dunia menarik perhatian lembaga-lembaga penagih utama. Menurut sumber resmi, debt collector akan memperoleh aset utang tertekan sebesar $1,27 miliar. Kepala pimpinan Credit Suisse akan menjual portofolio kredit tertekan pada TSSP, sebuah lembaga dana ekuitas swasta TPG. Portofolio tersebut terdiri dari 270 obligasi, pinjaman, dan instrumen lain terkait sekitar 170 perusahaan diseluruh dunia. RIlis pers bank yang ditunjukkan pada website resmi mengatakan dibawah perjanjian kesepakatan, Credit Suisse akan membayar biaya tambahan sekitar 100 juta dolar, merupakan jumlah besar yang akan ditunjukkan pada hasil keuangan untuk triwulan pertama.

Sebelumnya, bank mengumumkan pencatatan kredit tertekan sebesar 99 juta dolar. Keputusan Credit Suisse untuk menjual portofolio besar-besaran dari aset utang tertekan muncul sebagai bagian dari strategi bank untuk mengurangi jumlah aset dalam neraca keuangan. Tidjane Thiam, Kepala Staff Eksekutif di Swiss Bank, mengatakan kepada pemegang saham bahwa dirinya berencana untuk menurunkan volume aset resiko yang membebani dalam unit perdagangan bank setelah bank mengalami kerugian besar dikarenakan aset utang tertekan dari perusahaan terutama pada energi, peralatan, dan industri perumahan. Saat ini debitur bank akan banyak didatangi oleh debt collector.