HSCB Setuju Untuk Membayar Denda $1.9 Milyar Pada Pemerintah AS

Bank Inggris HSBC dituduh melakukan pelanggaran hukum frderal Amerika Serikat, telah setuju unutk membayar $1.9 milyar denda dan pinalti kepada pihak berwenang A.S, Agence France-Presse melaporkan, mengutip Jurnal Wall Street.
Bank dasar London akan membayar $1.3 milyar sebagai bagian dari persetujuan penuntutan yang ditangguhkan dan $650 juta sebagai denda sipil. Sebagai tambahan, dalam persetujuan, HSBC akan secara umum mengakui kesalahannya mengenai Pelanggaran Bank Secrecy Act (BSA) dan Trading with the Enemy Act (TWEA).
Pihak berwenang Amerika, termasuk Departemen Hukum A.S dan Departemen Treasury A.S menyangka HSBC melakukan pencucian uang pada kartel narkoba Meksiko, perusahaan yang terkena sanksi di Iran, dan organisasi yang berhubungan dengan terorisme. Fakta ini dikeluarkan dalam laporan kegagalan anti-pencucian uang HSBC (AML) diumumkan oleh Sub-Komite Permanen Senat A.S mengenai Investigasi pada bulan Juli 2012.
Pengurus HSBC mengakui sebagian kesalahan, mengatakan bahwa mengakui kesalahan pada sisitem pengendali internal bank. Bank mengatakan siap untuk bekerja sama dengan pemerintah.
Pada tanggal 10 Desember 2012 dilaporkan juga bahwa BAnk Inggris lainnya Standard Chartered memberikan persetujuan untuk membayar pinalti pada ofisial A.S. Ini telah melanggar sanksi A.S terhadap Iran, Libya, Sudan dan Myanmar. Standard Chartered telah membayar $340 juta untuk menyelesaikan tuduhan dan setuju untuk membayarkan kompensasi yang lebih yang totalnya $327 juta.