Rusia adalah tujuan investasi yang menarik, kata Goldman Sachs

Para analis di Goldman Sachs dan Blackrock mengatakan para investor harus memperhatikan aset-aset pasar negara-negara berkembang, khususnya Rusia dan Brazil.

Menurut Kamakhsya Trivedi, ahli kepala strategi pasar negara-negara berkembang pada Goldman Sachs Research, aset-aset Rusia cukup menarik sekarang karena rubel Rusia diperkirakan akan menguat. Lebih jauh, bank tersebut mengatakan mereka memperkirakan Bank of Russia akan menurunkan suku bunga acuannya lebih jauh ditengah-tengah inflasi yang melambat.

Situasi di Brazil semakin stabil dan para investor dapat meraih keuntungan dari resiko berinvestasi di pasar negara berkembang, kata Sergio Trigo Paz, Kepala Emerging Markets Fixed Income dalam Portfolio Management Group milik BlackRock.

Selain Rusia dan Brazil, para investor mengalihkan perhatian mereka pada Indonesia. India dan Argentina juga merupakan pasar yang menjanjikan, kata Goldman Sachs.

Baru-baru ini, Menteri Pengembangan Ekonomi Rusia, Alexei Ulyukayev mengatakan bahwa Rusia harus berubah menjadi model investasi. Untuk pemulihan ekoomi, pertumbuhan investasi tahunan sebesar 7-8% diperlukan.

Pada kuartal pertama 2016, GDP Rusia turun 1,2% setelah melemah 3,7% pada 2015.