Mebnurut Jerome Powell, anggota Gubernur Dewan Fed, ekonomi AS akan menghadapi periode pertumbuhan yang lemah dalam waktu lama yang akan memerlukan penurunan suku bunga. Pejabat Federal Reserve juga mencatat bahwa resiko meningkat dan outlook AS dibebani turun oleh resiko global.
Mr. Powel mengatakan ia tetap pada pola yang "sangat bertahap" untuk meningkatkan suku bunga khususnya karena inflasi dibawah level target.
Saat ini, dirinya lebih khawatir mengenai pertumbuhan AS dalam jangka panjang dari potensi penurunan pasar. Menurut sebagian besar ekonom AS, ancaman dari pertumbuhan yang lebih lemah dalam waktu lama menjadi nyata di AS.
Untuk memperoleh perkiraan pertumbuhan ekonomi, Suku bunga Fed "hanya perlu lebih rendah dari yang saya duga", Jerome Powell mengatakan. "Saya tidak mengira bahwa proses tersebut selesai," tambahnya. "Perkiraan rata-rata dari komite adalah 3 persen untuk dna suku bunga federal jangka panjang. Dalam pandangan saya, mungkin bisa lebih rendah."
Pada Desember 2015, FOMC meningkatkan suku bunga federal sebesar 0,25%-0,50%, untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun.
Untuk kenaikan suku bunga, Jerome Powell mengatakan pertumbuhan yang kuat dalam ketenagakerjaan dan permintaan diperlukan serta inflasi yang mundur sebesar 2% dan tidak ada "peristiwa resiko global" yang terlihat jelas.