Saham TNT Express turun 40% dikarenakan UPS membatalkan kesepakatan pengambilalihan

Saham Grup pengiriman Belanda TNT Express turun pada tanggal 14 Januari, setelah United Parcel Service (UPS) membatalkan rencananya untuk mendapatkan perusahaan. Pada awal sesi tgrading hari Senin, saham TNT Express hilang sekitar 50%; bahkan, satu saham dibiayai 4.2 euro. Sebelumnya, pengamanan TNT Express ditutup di 8.24 euro per saham.
Tidak lama setelah penurunan, harga saham mulai mengalami tren kanaikansecara perlahan. Biaya satu saham bergerak ke 4.8 euro dalam dua setengah jam pertama. Seperti dibandingkan dengan sesi sebelumnya, keamanan turun 41.8%.
Sebelumnya, European Commission mengatakan itu akan memblokir kesepakatan pengambilalihan. Kemudian, UPS memutuskan untuk membatalkan rencana untuk memperoleh TNT Express dan setuju untuk membayar biaya terminasi terakhir sebesar 200 juta euro. Tidak ada data resmi yang mengungkapkan alasan European Commission keberatan mengenai pengambilalihan TNT Express oleh UPS. Namun, badan peraturan antitrust Uni Eropa secara eksplisit menegaskan bahwa kesepakatan pengambilalihan mungkin menghambat persaingan di sektor pengiriman Eropa.
Kembali pada Maret 2012 ketika UPS meluncurkan niatnya untuk mengambil TNT Express sebesar 5.16 milyar euro. Penggabungan UPS-TNT telah seharusnya membuat penyedia logistik global. UPS telah mengadakan pembicaraan dengan TNT Express mengenai penggabungan untuk beberapa tahun. Perlu disebutkan bahwa selama dua belas tahun terakhir UPS telah mengambilalih sekitar 30 perusahaan pengiriman.
TNT Express saat ini berada pada peringkat keempat perusahaan pengiriman express terbesar di dunia. Pada akhir 2011, TNT Express melaporkan total kerugian 270 juta euro. Saham perusahaan trading pada 5-7 euro per sahan dalam tahun 2011, namun kesepakatan penggabungan mendorong naik lebih tinggi sebesar 10 euro. UPS telah merencanakan untuk membayarkan 9.5 euro untuk tiap saham TNT Express.